Masyarakat Pati Bersatu kembali mengirimkan surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera menetapkan Bupati Pati, Sudewo menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Kali ini ada tujuh karung surat yang dikirim dari kantor Pos Pati ke tujuan KPK RI.
Pantauan detikJateng, masyarakat mengumpulkan surat dari posko. Surat ini ditulis oleh masyarakat yang datang ke posko. Setelah itu dikumpulkan menjadi satu. Totalnya ada tujuh karung yang surat terkumpul. Setelah itu, perwakilan masyarakat membawa tujuh karung ke kantor pos Pati.
Perwakilan Masyarakat Pati Bersatu, Fajar mengatakan sudah dua kali ini mengirim surat ke KPK RI. Menurutnya surat ini sebagai suport masyarakat Pati kepada KPK untuk menindak tegas terhadap pelaku korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi langkah kedua dari masyarakat yang sudah menyuarakan yang dikumpulkan menjadi satu di posko yang kemudian dikirim dari kantor pos," terang Fajar ditemui di lokasi, Jumat (29/8/2025).
Menurutnya total ada tujuh karung surat. Fajar mengklaim ada ribuan surat yang dikirim dari kantor Pos Pati dengan tujuan KPK RI.
"Tujuannya supaya KPK lebih semangat dalam menyuarakan suara rakyat dan tujuan utama KPK jangan khawatir bahwa masyarakat Pati bersama KPK," jelasnya.
"Mendesak KPK supaya menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka," terang dia.
Fajar memperkirakan surat ini akan sampai ke kantor KPK besok. Sebab masyarakat rencana akan menggelar aksi demo di KPK pada Senin depan.
"Harapan kami kita menghormati yang sudah berjalan dari KPK atau pun hak angket. Namun bagaimanapun yang terjadi kita sebagai masyarakat kita memberikan support jangan takut karena kekuatan besar rentan masuk angin. Jangan takut masyarakat Pati bersama KPK," jelasnya.
Kesempatan yang sama Petugas Kantor Pos Pati, Ikmal Nizam mengatakan ada tujuh karung surat yang dikirim dari kantor Pos Pati hari ini. Untuk jumlah belum dihitung secara pasti.
"Ini ngirimnya paket paling cepat ya, besok sudah bisa sampai," jelasnya.
Menurutnya sebelumnya masyarakat juga mengirim surat ke kantor pos Pati. Total ada 350 surat yang telah dikirim pada Senin (25/8) kemarin.
"Yang dulu estimasi tahunya 350 lebih sudah sampai ke KPK," jelasnya.
Diketahui. Bupati Pati Sudewo telah diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api (KA). Sudewo mengklaim uang yang diduga KPK sebagai commitment fee dari proyek jalur KA merupakan pendapatannya saat menjabat anggota DPR.
Pantauan detikcom di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2025), Sudewo selesai diperiksa sekitar pukul 16.29 WIB. Sudewo mengaku tak ingat berapa jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik KPK.
(ahr/apl)