Panitia HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Muntilan menyelenggarakan karnaval budaya, Sabtu (30/8) besok. Rencananya karnaval akan menggunakan Jalan Pemuda Muntilan. Berikut rekayasa arus lalu lintasnya.
Karnaval budaya bakal mengambil start di Tugu Wesi di Jalan Pemuda Muntilan. Kemudian menyusuri Jalan Pemuda kurang lebih 2 km dan finish di kawasan Radio Gemilang.
Acara tersebut bakal memakai separuh Jalan Pemuda mengingat jalur ini berlaku satu arah. Terutama dari arah Jogja menuju Magelang, nanti bakal dilakukan rekayasa arus lalin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya peserta karnaval bakal memakai jalan lajur kiri. Kemudian rekayasa arus lalin akan dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai selesai.
Camat Muntilan, Tito Lestianto, mengatakan jumlah peserta karnaval yang mendaftar ada kurang lebih 52. Peserta terdiri dari 14 pemdes, umum, instansi dan sekolah.
"Pemdes itu ada 13 dan satu kelurahan, sekolah itu dari PAUD sampai SMA/SMK. Terus instansi, umum," kata Tito saat dihubungi detikJateng, Jumat (29/8/2025).
"Start dari Tugu Besi, finishnya di Radio Gemilang. Untuk panggung kehormatan di depan BMT Bima. Nanti peserta menempuh perjalanan kurang lebih 2 km," sambung Tito.
Tito menambahkan, karnaval besok akan memakai separuh Jalan Pemuda. Karnaval dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai.
"Untuk kendaraan kecil sudah diarahkan dari Semen (Salam) belok kiri. Terus bisa juga Ramayana belok kiri, tapi kendaraan besar tetap lurus," katanya.
"Untuk kendaraan besar tetap lurus. Karena nggak bisa beloknya," ujarnya.
Pihaknya menambahkan, dalam karnaval ini diadakan pula lomba drumm band. Untuk peserta yang mendaftar ada 12.
"Peserta karnaval juga dinilai antarsekolah, antarinstansi, pemdes, umum. Kita ambil juara 1,2 dan 3. Juaranya sendiri baik kategori sekolah, pemdes dan umum," imbuhnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Magelang, Kompol Nyi Ayu Fitria Facha, mengatakan Satlantas Polresta Magelang melakukan pengamanan karnaval Muntilan tahun 2025, Sabtu (30/8) besok.
"Kami menyiapkan personel pengamanan di setiap penggal jalan. Kami melaksanakan pengalihan arus (mulai) dari arah Jogja di Simpang Semen, Salam," kata Ayu.
"Mobil dari Sleman menuju Borobudur, Salaman, Purworejo, Magelang, Semarang dialihkan di Simpang Tiga Semen dan Simpang Tiga Gulon (menuju) Totogan-Jembatan Elo/Mendut," sambung Ayu.
Selain itu yang dari arah Jogja, kata Ayu, dialihkan di Simpang Ramayana (belok kiri), Simpang Tirtoaji.
"Kami menyiapkan water barier di jalur karnaval dan jalur pengalihan arus sejumlah 105 buah," pungkasnya.
(apl/ahr)