Aksi penipuan dengan modus berpura-pura membeli sepeda motor lalu kabur saat test drive terjadi di Kecamatan Wedi, Klaten. Korban awalnya tidak curiga bahwa dia ditipu karena pelaku meninggalkan teman dan sebuah sepeda motor di rumahnya.
Aksi tipu-tipu itu pun viral setelah diunggah di akun Instagram infocegatanklaten, Senin (17/7/2023) pagi.
"Tolong Pantauan dan infonya lur.. Kronologi motor mau dijual. (Motor dicoba sejak sebelum isya kemudian dibawa kabur dampe sekarang) yang papasan dengan motor tersebut di wilayah Klaten/luar Klaten mohon dihentikan secara paksa.Ciri ciri orang berbadan agak gemuk.
NB: Berita terupdate dari Facebook tadi malam katanya di bangjo Delanggu arah Solo Boyolali," demikian keterangan foto sebagaimana dikutip detikJateng, Senin (17/7/2023) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Postingan menyertakan foto satu sepeda motor jenis Ninja bercat hijau. Sepeda motor tampak masih bagus.
Krisna, pemilik sepeda motor menjelaskan kejadian tersebut terjadi Minggu (16/7) malam. Awalnya dirinya menawarkan sepeda motor secara online.
"Awal mula motor di-online-kan terus ada dua orang datang survei unitnya. Yang satu coba motor Ninja dan satu ditinggal sama motor Beat," jelas Krisna saat dimintai konfirmasi detikJateng.
Namun setelah pamit menjajal motor, lanjut Krisna, pelaku tidak kunjung kembali. Ditunggu sampai berganti hari juga tidak kembali.
"Sampai sekarang motor Ninja belum kembali, saya sudah lapor Polres. Motor Beat yang ditinggal bukan milik pelaku tapi milik orang yang ditinggal," papar Krisna.
Saat ditanya, imbuh Krisna, orang yang ditinggal itu mengaku baru kenal tiga hari dengan pelaku. Dia diminta mengantar dengan iming-iming akan diberi pekerjaan.
"Kata orang yang ditinggal, dia kenal sama pelaku yang bawa kabur motor baru tiga hari di medsos, diiming-imingi dan ditawarkan pekerjaan," pungkas Krisna.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah menyampaikan ada laporan kejadian tersebut atas nama Krisna. Namun knalpot motor beda dengan yang di-posting di medsos.
"Ada laporan, kronologis hampir sama. Namun knalpotnya beda sama yang diposting, ini masih lidik," jelas Abdillah saat dimintai konfirmasi detikJateng.
(ahr/rih)











































