KGPAA Mangkunegoro X Sambangi Gibran Serahkan Undangan Kirab Malam 1 Suro

KGPAA Mangkunegoro X Sambangi Gibran Serahkan Undangan Kirab Malam 1 Suro

Tara Wahyu NV - detikJateng
Jumat, 07 Jul 2023 16:13 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan KGPAA Mangkunegoro X di Balai Kota Solo, Jumat (7/7/2023).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan KGPAA Mangkunegoro X di Balai Kota Solo, Jumat (7/7/2023). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Solo -

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegoro X mengundang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk menghadiri acara malam 1 Suro.

Selain menyampaikan undangan, kedatangan Mangkunegoro X ke Balai Kota Solo juga untuk berkoordinasi dengan Gibran mengenai persiapan pelaksanaan acara malam 1 Suro.

Untuk diketahui, acara Malam 1 Suro bakal digelar pada Rabu (19/7) mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami koordinasi bareng-bareng dengan Mas Wali. 1 Suro Minggu depan lebih dikit. Tentu kami pertahankan, kami merapikan hal-hal yang belum sempurna, kami perbaiki. Keamanan, undangan, masyarakat, lebih detail," kata Mangkunegoro X di Balai Kota Solo, Jumat (7/7/2023).

Ditanya apakah ada tokoh selain Gibran yang diundang, Mangkunegoro X menyatakan pihaknya terbuka untuk siapa saja.

ADVERTISEMENT

"Kami terbuka, kami mengundang siapa saja. Tahun kemarin Pak Gubernur," ucapnya.

"Kita lihat nanti ya," imbuh Mangkunegoro X saat ditanya apakah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan diundang dalam acara malam 1 Suro tahun ini.

Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan dirinya akan mengikuti kirab malam 1 Suro. Gibran juga menyatakan dirinya akan menghadiri acara kurban 1 Suro di Keraton Solo.

"Sama tahun lalu, saya tahun lalu ikut semua di Puro Mangkunegaran dan Keraton Solo. Ikut semua," ujar Gibran.

Sebagai informasi, rute kirab malam 1 Suro mengitari Puro Mangkunegaran mulai dari gerbang utama Pura Mangkunegaran di Jalan Ronggowarsito, lalu belok ke kanan ke Jalan Kartini, ke Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.

Selama mengitari Puro Mangkunegaran, peserta kirab mengenakan baju adat Jawa, tidak mengenakan alas kaki, dan tidak boleh berbicara.




(dil/ahr)


Hide Ads