Angkutan Pelajar Gratis di Klaten Sepi Peminat, Kru Turun Sosialisasi

Angkutan Pelajar Gratis di Klaten Sepi Peminat, Kru Turun Sosialisasi

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Senin, 07 Nov 2022 16:08 WIB
Angkutan pelajar atau bus sekolah gratis Pemkab Klaten, Senin (7/11/2022).
Angkutan pelajar atau bus sekolah gratis Pemkab Klaten, Senin (7/11/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Angkutan pelajar gratis atau bus sekolah di Klaten yang diluncurkan mulai tanggal 1 November 2022 masih sepi peminat. Kru angkutan milik Pemkab Klaten bahkan harus turun ke jalan menemui para pelajar.

"Karena belum banyak penumpang ya kita muter-muter dulu, kita turun pengenalan. Ini sudah berjalan satu minggu," ungkap kru angkutan pelajar gratis Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Febriyanto Fuad Wibisono, kepada detikJateng di Jalan Pemuda, Senin (7/11/2022).

Dijelaskan Fuad, secara umum masyarakat banyak yang belum tahu ada angkutan gratis sekolah. Bahkan dari beberapa masukan masyarakat angkutan tersebut dikira mobil travel.


"Dari masukan masyarakat, sempat dikira travel. Tapi kemudian diberi tulisan di kanan, kiri, depan dan belakang mobil," kata Fuad.

Sebenarnya, sebut Fuad, angkutan pelajar gratis tersebut sudah berbeda dengan mobil travel. Sebab warnanya kuning sehingga berbeda.

"Warnanya kan kuning ciri khas sedangkan travel itu kebanyakan putih. Dengan warna kuning jadi beda, tapi masih banyak yang tanya-tanya juga," sambung Fuad.

Tantangan utama, ujar Fuad, adalah saat jam antar karena biasanya jalan macet. Kru harus berhati-hati di jalan sedangkan siswa juga segera masuk.

"Suka dukanya ya kalau pagi jam sekolah macet, kita harus sabar dan hati-hati. Harus kejar waktu tapi ya tidak masalah," pungkas Fuad.

Angkutan pelajar atau bus sekolah gratis Pemkab Klaten, Senin (7/11/2022).Angkutan pelajar atau bus sekolah gratis Pemkab Klaten, Senin (7/11/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Terpisah, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Sapto Widi Harsono, mengatakan tanggapan masyarakat sebenarnya positif. Tapi memang harus lebih banyak sosialisi.

"Kita harus banyak sosialisasi, kita menawarkan. Ternyata masih banyak yang belum tahu, kita turun langsung, kita terus sosialisasi," kata Sapto Widi kepada detikJateng.

Tatik (49), orang tua siswa di Klaten, mengaku belum mengetahui ada angkutan gratis tersebut. Selaku orang tua dia sangat menyambut baik adanya angkutan tersebut.

"Kita sambut baik kalau benar ada. Saya malah baru tahu hari ini," sebut Tatik kepada detikJateng.

Menurut Tatik, dengan angkutan gratis tersebut minimal membantu orang tua. Para orang tua yang memiliki kesibukan lain bisa terbantu dengan adanya angkutan itu.

"Kalau pas kita tidak bisa nganter kan bisa mengandalkan angkutan gratis tersebut. Jadi sangat membantu tapi juga harus pasti rutenya," imbuh Tatik.

Pantauan detikJateng, saat penjemputan di beberapa sekolah hanya ada empat penumpang masuk. Di setiap sekolah kru harus turun menerangkan ada angkutan gratis tersebut ke siswa dan orang tua yang menjemput anaknya.

Halaman selanjutnya, rute dan jadwal angkutan pelajar gratis Klaten...