Viral Ngamuk Saat Lawan Arus, Pedangdut Shinta Bebi Curhat Diserang Netizen

Viral Ngamuk Saat Lawan Arus, Pedangdut Shinta Bebi Curhat Diserang Netizen

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Minggu, 02 Okt 2022 09:29 WIB
Pedangdut Shinta Bebi saat mengadu soal videonya yang viral ke pengacara di Semarang, Sabtu (1/10/2022) malam.
Pedangdut Shinta Bebi saat mengadu soal videonya yang viral ke pengacara di Semarang, Sabtu (1/10/2022) malam. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Semarang -

Video pedangdut Shinta Bebi yang sedang marah-marah karena disebut melanggar jalur searah menjadi viral di media sosial akhir-akhir ini. Shinta Bebi pun tak terima sehingga dia mengadu ke pengacara di Semarang.

Pantauan detikJateng, dalam video yang diunggah salah satu akun Instagram itu memperlihatkan Shinta Bebi mengemudikan mobil putih, kemudian perekam melontarkan kata 'bodoh' dan kemudian terjadi adu mulut. "Forbidden itu di depan," kata perekam dalam video tersebut.

Sementara itu, saat berada di kantor kuasa hukum Herry Darman, Sabtu (1/10/2022) malam, Shinta mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar Agustus lalu di Jalan Muwardi, Grogol, Jakarta Barat, usai magrib.


Shinta mengatakan saat itu ia melintas di jalan tersebut dan kemudian ada mobil dari depan yang mendekatinya. "Dia maki-maki aku dengan kata-kata kasar. Nuduh aku salah jalan. Aku lempar koin itu reflek. Koin Timezone," kata Shinta, Sabtu (1/10) malam.

"Pas aku cek nggak ada (tanda Forbidden). Pas aku cek lokasi banyak yang lewat situ. Sebenarnya kalau saya salah saya bisa minta maaf, bisa tegur aja, bilang ini satu jalur. Silakan putar balik," imbuh Shinta.

Dari postingan yang makin viral, Shinta mengaku banyak diserang netizen di berbagai akun media sosialnya. Kalimat kasar netizen disebutnya mempengaruhi mental dan kesehatan.

"Berdampak buat aku, termasuk kesehatan, hujatan netizen itu lho," ujarnya.

Oleh sebab itu ia memutuskan berkonsultasi kepada pengacara Herry Darman untuk langkah selanjutnya yang harus diambil. Shinta mengaku perekam video bisa ditemukan dan ia siap memaafkan.

"Dengan kata-kata kasarnya itu, dia harusnya minta maaf. Lagipula kejadian sudah lama kenapa baru diposting?" ujar Shinta.

Setelah mengetahui cerita Shinta Bebi, Herry Darman mengatakan peristiwa itu masih perlu didalami dulu, apakah ada unsur pencemaran nama baik pada Pasal 27 ayat 3 UU ITE.

"Kami akan pelajari dari aspek hukum apa kah bisa pasal 27 ayat 3, kita lihat UU ITE. Kalau unsur terpenuhi akan laporkan di Polda Metro. Tapi Shinta terbuka saling bermaafan, kalau kedua belah pihak mau berdamai," kata Herry.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)