Waspada Lur! Ada 3 Lubang Menganga di Jalur Utama Wedi Klaten

Lapur Lur

Waspada Lur! Ada 3 Lubang Menganga di Jalur Utama Wedi Klaten

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 11:25 WIB
Lubang jalan di ruas jalan pusat kota kecamatan Wedi, Klaten, Rabu (28/9/2022).
Lubang di ruas jalan pusat kota kecamatan Wedi, Klaten, Rabu (28/9/2022). (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng)
Klaten -

Kondisi jalan Wedi-Bayat di ruas kota Kecamatan Wedi, Klaten, jebol di tiga titik. Tiga titik yang berlubang itu berada di ruas jalan yang padat dan ramai lalu lintas.

Pantauan detikJateng, lubang tersebut satu di dekat jembatan dan dua di depan Pasar Wedi. Masing-masing dengan diameter sekitar 60 sentimeter.

Satu lubang berada persis di ujung jembatan di sisi kiri ruas arah Klaten. Oleh warga lubang ini ditutup dengan daun, kayu dan bambu agar tak mencelakakan.


Lubang kedua persis di depan pasar di sisi kanan ruas arah Klaten. Oleh warga ditutup dengan memasang kayu dan dicat semprot aspalnya.

Lubang ketiga di pojok selatan pasar di sisi kiri ruas arah Klaten. Warga memasang papan sehingga terlihat pengendara.

Akibat tiga lubang jalan tersebut, pengendara harus bergantian melintas. Apalagi jika ada kendaraan roda empat, terpaksa harus mengalah karena ruas jalan kota kecamatan itu dilewati dua arah.

Warga sekitar jembatan, Nardi (55) menyebut lubang di dekat jembatan tersebut baru muncul sepekan. Warga mengaku tak tahu penyebab jebolnya jalan.

"Sudah sekitar seminggu, sebabnya apa saya tidak tahu. Tapi memang akhir-akhir ini ratusan truk muatan tanah uruk melintas," ungkap Nardi kepada detikJateng, Rabu (28/9/2022) siang.

Lubang jalan, ucap Nardi, ditutup dengan daun dan kayu oleh warga. Tujuannya agar tidak ada kendaraan terperosok masuk.

"Supaya tidak ada kendaraan kecelakaan. Sempat ada beberapa rodanya masuk tapi tidak sampai jatuh," pungkas Nardi.

Warga lain, Supri (50) mengatakan lubang di selatan pasar sudah lama sekitar sebulan lalu. Lubang itu dirasa sangat mengganggu karena rawan kecelakaan.

"Sudah sekitar sebulan lalu rusaknya. Tapi akhir-akhir ini memang truk muatan tanah uruk jalan tol lewat sini, tapi jalan itu sudah rusak sebelum truk lewat," kata Supri.

"Ya semoga segera ditambal, karet disini ramai. Kalau pas hari pasaran bikin macet sebab tidak bisa untuk dua arah lagi," lanjut Supri.

Dimintai konfirmasi, Plt Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten, Suryanto menjelaskan lubang jalan tersebut sudah dicek oleh petugas. Perbaikan jalan, lanjutnya, sudah diusulkan di APBD.

"Sudah lama dan sudah diusulkan perbaikan di APBD perubahan. Saat ini proses pengadaan material sedang dilakukan," jelas Suryanto kepada detikJateng.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/sip)