BLT BBM Disunat di Blora, Bupati: untuk Bangun Musala Kantor Desa

Mukhammad Fadlil - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 16:05 WIB
Bupati Blora Arief Rohman saat meminta klarifikasi kepada Pemdes Kaser, Kecamatan Tunjungan, Blora, pada Senin (26/9/2022) pagi, di kantor desa setempat.
Bupati Blora Arief Rohman saat meminta klarifikasi kepada Pemdes Kaser, Kecamatan Tunjungan, Blora, pada Senin (26/9/2022) pagi, di kantor desa setempat. Foto: dok. Bupati Blora
Blora -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkap adanya laporan terkait pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Kabupaten Blora, kemarin. Menurut Bupati Blora Arief Rohman, dugaan pemotongan BLT BBM itu akan digunakan untuk pembangunan musala di kompleks Kantor Desa Kaser, Tunjungan, Blora.

"Kemarin (26/9) kami sudah tinjau ke lapangan, bersama jajaran Forkopimda. Benar ada penarikan iuran, itu BLT DD. Mau dipakai untuk bangun musala," terang Bupati Blora Arief Rohman saat dihubungi detikJateng pada Selasa (27/9/2022).

"Tapi apapun iuran itu tidak diperkenan, karena (BLT) ini untuk warga yang kurang mampu," imbuh Arief.


Dari hasil klarifikasi terhadap pihak Pemerintah Desa Kaser, Arief mengatakan, sebelum dana BLT DD disalurkan, Kepala Desa (Kades) Kaser Soejono sudah mengimbau warga penerima agar menyisihkan sebagian uangnya untuk sumbangan pembangunan musala.

Bupati Blora Arief Rohman saat meminta klarifikasi kepada Pemdes Kaser, Kecamatan Tunjungan, Blora, pada Senin (26/9/2022) pagi, di kantor desa setempat.Bupati Blora Arief Rohman saat meminta klarifikasi kepada Pemdes Kaser, Kecamatan Tunjungan, Blora, pada Senin (26/9/2022) pagi, di kantor desa setempat. Foto: dok. Bupati Blora

"Imbauan untuk menyisihkan dana BLT DD yang diterima untuk pembangunan musala disampaikan oleh Kepala Desa Kaser pada saat pelaksanaan vaksinasi pada 21 April 2022, pukul 19.00 WIB, di Balai Desa Kaser, atas usulan dari warga yang melihat pembangunan musala yang mangkrak di Kompleks Kantor Desa Kaser," ujar Arief.

Arief mengimbau warga yang mengalami hal sama (pemotongan BLT) agar tak segan melapor ke Satgas Saber Pungli. "Kami sudah membentuk satgas. Masyarakat tidak usah segan melaporkan ke Tim Saber Pungli," tegas Arief.

Berdasarkan data dari Bupati Blora Arief Rohman, ada 102 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program BLT DD di Desa Kaser. Pada distribusi dana BLT DD di triwulan ke-II, Pemdes Kaser berhasil mengumpulkan uang pungutan senilai Rp 8,2 juta dari 87 penerima bantuan.

Kemudian, dari penyaluran dana BLT DD pada triwulan ke-III, terkumpul lagi uang pungutan senilai Rp 6,4 juta dari 63 orang penerima bantuan. Pungutannya bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Total uang yang terkumpul senilai Rp 14,6 juta itu akhirnya dikembalikan lagi kepada warga Desa Kaser penerima bantuan BLT DD pada Senin (26/9) lalu.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku mendapat laporan adanya praktik dugaan pemotongan uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM sebesar Rp 20 ribu per orang di Kabupaten Blora, kemarin.

Bahkan, aksi pemotongan bantuan tersebut juga terdokumentasi dalam bentuk video yang menyebar di sosial media.



Simak Video "Cerita Warga Korban Banjir Bandang di Semarang, Harta Benda Ludes"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)