Korban Tewas Laka Maut Truk Vs Minibus di Tol Bawen Bertambah, Total 7 Orang

Korban Tewas Laka Maut Truk Vs Minibus di Tol Bawen Bertambah, Total 7 Orang

Ria Aldila Putri - detikJateng
Senin, 26 Sep 2022 20:20 WIB
Penampakan minibus yang terlibat kecelakaan di Tol Bawen-Ungaran, Sabtu (24/9/2022).
Penampakan minibus yang terlibat kecelakaan di Tol Bawen-Ungaran, Sabtu (24/9/2022). Foto: Ria Aldila Putri/detikJateng
Semarang -

Korban tewas dalam kecelakaan yang melibatkan truk dan minibus di tol Bawen - Ungaran pada Sabtu (24/9) kemarin bertambah 2 orang. Kini total ada 7 korban tewas akibat insiden ini.

Awalnya, terdapat 5 orang meninggal dan 7 orang luka dalam kejadian tersebut. Semuanya merupakan awak dan penumpang minibus. Namun korban tewas ternyata bertambah.

Dua orang korban yang meninggal dunia itu masing-masing bernama Sri Sapta (62), warga Sekargadung, Purworejo, Pasuruan dan Jajuk Indra Supartini (62), warga Krampyangan, Pasuruan, Jawa Timur. Mereka meninggal dalam perawatan di rumah sakit.


Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra mengatakan, kedua korban tewas meninggal di rumah sakit yang berbeda. Sri Sapta meninggal di RSUD Gondo Soewarno Ungaran pada Senin (26/9/2022) dini hari. Sedangkan Jajuk Indra di RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang pada Minggu (25/9).

"Korban tewas bertambah 2 total. Total korban meninggal 7 orang," ujar Himawan saat dihubungi detikJateng, Senin (26/9/2022).

Ia menyebut, masih ada 3 korban luka yang masih dirawat di RSUD Ungaran. Mereka merupakan sepasang kakek dan nenek serta cucunya yang berumur 7 tahun. Mereka dalam kondisi terus membaik.

"Lalu untuk dua korban luka-luka sisanya telah dibawa oleh anggota keluarganya dan mendapatkan perawatan di rumah sakit daerah Pasuruan, Jawa Timur," kata dia.

Ia juga menjelaskan, sopir minibus yang mengangkut rombongan pensiunan guru asal Pasuruan Jawa Timur akan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, penyidikan akan dihentikan lantaran supir atas nama M Iqbal Lazuardi (27) juga ikut tewas

"Jika nanti yang bersangkutan ditetapkan tersangka, maka otomatis berlaku Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sebab tersangka sudah meninggal dunia," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi pada Sabtu (24/9), Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Alqudusy mengatakan kecelakaan maut terjadi pukul 04.05 WIB.

"Truk dan ELF dari arah Pasuruan melaju ke arah Bawen tujuan Semarang. Lalu setibanya di TKP, ELF menabrak truk yang berjalan di jalur lambat dan searah di depannya," ujar Iqbal dalam keterangan tertulis.



Simak Video "Ringseknya Kendaraan Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Batang"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/apl)