Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2022 di Pekalongan ramai dibicarakan di media sosial karena berhadiah Rp 50 ribu dengan uang pendaftaran Rp 100 ribu. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan angkat bicara menyayangkannya.
"Yang jelas kami sayangkan kejadian itu," ujar Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryan, kepada wartawan, Senin (29/8/2022).
Suryan menjelaskan dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Kabupaten Pekalongan menggelar kejuaraan sembilan cabang olahraga (cabor). Termasuk salah satunya kejuaraan bulutangkis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk bulutangkis bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar dua hari," jelas Suryan.
Dia mengaku tak secara teknis memantau acara tersebut, termasuk soal hadiah yang akan diberikan ke pemenangnya. Suryan mengatakan yang dia ketahui soal hadiah yakni totalnya belasan juta.
"Ya di pamflet yang saya tahu itu ada total Rp 12 juta," ucapnya.
"Tadi Ketua PBSI telah memberikan klarifikasi dan ini akan menjadi evaluasi kami. Semoga ke depan kita bisa lebih baik dalam prestasi olahraga," kata Suryan.
Curhat Netizen soal Bulutangkis Bupati Cup Berhadiah Rp 50 Ribu
Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2022 di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (27/8) hingga Minggu (28/8), heboh di media sosial. Hal ini bermula ketika orang tua dari peserta yang berhasil menyabet juara III mengunggah rasa kecewanya dengan besaran hadiah yang diterimanya.
Bagaimana tidak, putranya hanya mendapatkan hadiah uang sebesar Rp 50 ribu.
"Orang tua mana yang nggak sedih melihat perjuangan anaknya jatuh bangun dalam mengikuti kejuaraan bulutangkis bupati cap hanya dikasih hadiyah pembinaan yang tak seberapa," tulis orang tua tersebut di akun Facebook pribadinya.
Selain itu, ia juga menyertakan foto map warna merah dengan isi amplop warna putih yang bertuliskan 'Juara III Tunggal Pra Usia Dini Putra'. Selain itu juga ada uang Rp 50 ribu dan sebuah piagam.
