Pensiunan Tentara Tajir di Kudus Bagikan Angpao Kemerdekaan Rp 1 M

Dian Utoro Aji - detikJateng
Minggu, 14 Agu 2022 12:59 WIB
Anak-anak mencium bendera setelah menerima santunan dari pensiunan tentara sekaligus pengusaha asal Kudus, Haryanto, Minggu (14/8/2022).
Anak-anak mencium bendera setelah menerima santunan dari pensiunan tentara sekaligus pengusaha asal Kudus, Haryanto, Minggu (14/8/2022). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Kudus -

Seorang purnawirawan tentara asal Kudus, Haryanto membagikan angpao kepada ribuan anak yatim-piatu untuk menyambut Hari Kemerdekaan, Minggu (14/8/2022). Total angpao yang dibagikan senilai Rp 1 miliar.

Pensiunan tentara tersebut dikenal sebagai salah satu pengusaha di Kudus, pemilik perusahaan bus PO Haryanto. Dia mengumpulkan 7.500 anak yatim-piatu di garasi bus yang dimilikinya.

Pantauan di lokasi ribuan anak yatim-piatu mulai datang di garasi PO Haryanto, Kudus, Minggu (14/8). Mereka datang dari berbagai kota di sekitar Kudus.


Nuansa kemerdekaan pun terlihat di sela-sela pembagian santunan tersebut. Anak-anak yang datang membawa bendera merah putih. Selain itu, lagu nuansa kemerdekaan bergema di garasi bus PO Haryanto.

Dalam acara tersebut Haryanto terlihat mengenakan pakaian seorang purnawirawan. Tanpa menunggu lama dua langsung memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang sudah berkumpul.

Uniknya, selepas menerima santunan, anak-anak diminta untuk mencium bendera merah putih. Hal ini sebagai wujud untuk mencintai tanah air Indonesia.

"Supaya cinta kepada NKRI, cinta kepada merah putih, harapan saya tetap berjuang menjadi orang yang ahli berjuang, rajin ibadah, berbakti kepada orang tua," ungkap Haryanto kepada wartawan ditemui, Minggu (14/8/2022).

"Kita sediakan uang insya Allah kurang lebih Rp 1 miliar. Kita gunakan untuk santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa," katanya mengimbuhkan.

Menurutnya, kegiatan menyantuni anak yatim menjelang Hari Kemerdekaan merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Hal itu sudah menjadi keinginannya sejak masih menjadi tentara dan memiliki pekerjaan sampingan sopir kendaraan umum.

"Saya sejak menjadi sopir angkut berkeinginan untuk memuliakan anak-anak yatim. Kita tidak ada kepentingan lain selain kepada Allah," kata dia.



Simak Video "Lahir di 17 Agustus. 16 Bayi Ini Diberi Pernak-pernik Kemerdekaan"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)