Ganjar Dukung Ajaib Edukasi Generasi Muda Soal Investasi

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Jumat, 12 Agu 2022 09:35 WIB
Ganjar Pranowo
Foto: dok. Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan generasi muda dewasa ini mesti kreatif dan inovatif termasuk dalam pengelolaan uang. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah investasi saham. Maka perlu banyak diadakan sosialisasi bagaimana bermain saham yang aman.

Hal itu disebutkan Ganjar dalam acara Jagongan Bareng Ajaib di Hotel Tentrem Semarang. Acara itu dihadiri Komisaris Utama PT Ajaib Sekuritas Asia, Andi Gani Nena Wea, CEO Ajaib Grup Anderson Sumarli.

Ganjar menceritakan pengelolaan keuangan pada zaman mudanya dulu dengan sekarang sudah berbeda. Jika investasi saham ketika itu hanya bisa dilakukan para pengusaha dan datang ke kantor bursa saham, kini sudah bisa melalui aplikasi dan siapa saja bisa.


"Duku belum ngerti investasi. Saham masih aksesnya susah. Nggak ngerti, milik orang gede yang main," kata Ganjar yang jadi bintang tamu bersama Ghozali Everyday, Jumat (11/8/2022) malam.

Maka perusahaan di bidang saham seperti Ajaib harus terus melakukan sosialisasi bagaimana berinvestasi dengan aman. Karena banyak juga para penjahat memanfaatkan investasi bodong untuk menipu masyarakat.

"Jangan sampai terjebak pada perusahaan bodong dan mesti memastikan seluruh perusahaan itu juga terdaftar OJK, ini penting," tegasnya.

Chairman Ajaib Grup, Andi Gani Nena Wea mengatakan kehadiran Ajaib di Jawa Tengah memang membawa misi membantu edukasi generasi muda soal investasi. Maka pada acara Jagongan Bareng Ajaib itu dihadiri oleh peserta yang rata-rata usianya masih muda.

"Paling utama itu harus ada dulu izin OJK. Setelah izin ada dan lengkap baru boleh masuk. Banyak yang bodong. Kalau nggak ada izin, jangan. Kedua tentu memberikan pemahaman bagaimana resiko. Tidak ada investasi tanpa resiko. Maka menjadi kewajiban di dunia aplikasi memberikan edukasi seperti hari ini kepada generasi milenial," jelas Andi.

"Kedatangan Ajaib di Jateng membantu Pemprov Jateng memberikan edukasi. Bagaimana kita bisa berinvestasi bukan dengan nilai besar, mulai dari nilai kecil bisa," imbuhnya.

Ia menjelaskan investor Ajaib kebanyakan generasi milenial dengan usia 18-25 tahun. Jumlahnya total investor Ajaib pun cukup banyak yaitu disebutkan 50 persen dari 4 juta investor di Indonesia.


"Potensi Jateng sangat besar. Empat juta investor Indonesia, 50 persen dari Ajaib grup. Nasabah kita banyak dari Jateng," tegasnya.

CEO Ajaib Grup Anderson Sumarli menjelaskan target Ajaib memang anak-anak muda yang belum pernah berinvestasi. Sehingga mengajak generasi muda untuk paham dengan investasi saham.

"Memang kita punya tagret market anak muda yang belum pernah investasi," ujarnya.



Simak Video "Ganjar: Pencegahan Korupsi Tak Cukup Lip Service"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)