Kesehatan

Anak Tak Bisa Diam Aktif atau Hiperaktif? Simak Perbedaannya

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 09 Agu 2022 00:01 WIB
Cheerful little boy  jumping on bed at home
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ulza
Solo -

Memiliki anak yang tidak bisa diam seringkali dianggap sangat merepotkan bagi orang tua. Perlu tenaga ekstra untuk mengawasi tingkah laku anaknya.

Tak jarang orang tua merasa panik saat menyadari tingkah laku anaknya yang tidak bisa diam. Mereka khawatir anak mereka mengalami kondisi hiperaktif.

Padahal, gerak-gerik anak yang tidak diam dan selalu bergerak belum tentu menandakan anak mengalami hiperaktif. Bahkan, bisa jadi hal itu menunjukkan bahwa anak dalam kondisi sangat normal.


Dokter Spesialis anak dari Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Ristianto meminta orang tua tidak perlu khawatir saat anaknya sulit untuk diam.

Dia justru menyebut orang tua harus waspada jika anak cenderung diam dan tidak aktif.

"Jangan-jangan kurang hormon tiroid atau mungkin anemia gitu," kata Ristianto seperti dikutip dari laman ugm.ac.id pada Senin (8/8/2022).

Dia menyebut membedakan anak yang aktif dan hiperaktif memang cukup sulit. Sebab keduanya memiliki bentuk yang nyaris sama.

Namun, Ristianto menyebut ada satu pembeda yang bisa menjadi pembeda antara anak aktif dan hiperaktif. Tanda tersebut bisa menjadi acuan untuk penanganan anak selanjutnya.

Meski sama-sama aktif bergerak, dia menambahkan, anak yang hiperaktif cenderung memiliki sifat merusak. Sedangkan anak yang aktif tidak.

"Itu adalah cara "kasar" untuk mencurigai bahwa itu adalah suatu hiperaktif. Ini hanya (terjadi pada sebagian) kecil, sebagian besar bocah berlarian kesana kemari itu masih normal karena memang harus seperti itu," jelas Ristianto.

Dalam sebuah kasus, dia mencontohkan, anak hiperaktif sering menyenggol gelas di atas meja dengan sengaja supaya jatuh dan pecah. Sedangkan anak yang aktif akan cenderung merasa bersalah saat tidak sengaja menyenggol gelas hingga jatuh dan pecah.

Jadi, mulai sekarang orang tua tidak perlu khawatir saat anaknya terlihat sangat aktif, sulit diam dan berlarian kesana dan kemari. Sejauh tidak terlihat adanya sifat merusak, maka anak Anda tergolong aktif dan dalam kategori normal.



Simak Video "Asyiknya Menyusuri Gua Sumitro di Kulon Progo"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/rih)