Round-Up

Kebakaran Maut Ruko Purbalingga, Ibu-Anak Tewas Terpanggang

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 07 Agu 2022 07:30 WIB
Kebakaran terjadi pada rumah sekaligus kios handphone di Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga dini hari tadi.
Ruko yang terbakar di Purbalingga, Sabtu (6/8/2022). (Foto: Vandi Romadhon/detikJateng)
Solo -

Kebakaran terjadi pada rumah sekaligus kios handphone di Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (6/8) dini hari. Dua orang yang merupakan penghuni meninggal dunia. Korban meninggal merupakan pasangan ibu-anak.

"Dua korban meninggal. Rumah yang juga berfungsi sebagai kios handphone tersebut ditempati korban bersama tiga orang anaknya," kata Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Umar Fauzi, Sabtu (6/8).

Menurutnya kebakaran bermula saat korban memasak air sekira pukul 00.00 WIB. Namun, dia ketiduran sehingga pada pukul 01.00 WIB api dari kompor sudah membesar dan membakar bagian dapur rumah.


"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas melakukan evakuasi lalu membawa dua korban meninggal ke RSUD Purbalingga," tuturnya.

Korban Tewas Ibu-Anak

"Yang meninggal ibu dan satu anaknya, dua anak yang lain berhasil diselamatkan," kata Ketua RT 03 RW 03 Kelurahan Bancar, Hestu kepada detikJateng di lokasi (6/8).

"Dua korban meninggal masing-masing adalah Fena Juliana (44) dan anak laki-lakinya bernama Josep Teode (7)," kata Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Umar Fauzi.

Korban Tewas Saat Hendak Selamatkan Anak

Ketua RT setempat, Hestu menerangkan dua orang korban meninggal masing-masing adalah Fena Juliana (44) dan anak laki-lakinya bernama Josep Teode (7). Sebelum meningal, kata dia, Fena membangunkan ketiga anaknya untuk menyelamatkan diri.

"Tahu rumahnya kebakaran, dia kan bangunin anak-anaknya dia juga keluar. Tapi setelah di luar ternyata satu anaknya masih di dalam akhirnya masuk lagi tapi pas mau keluar di pintu depan kejatuhan kayu jadi terjebak mereka," ucapnya.

Kobaran api yang sangat besar membuat ibu dan anak itu tak bisa menyelamatkan diri. Keduanya akhirnya meninggal terpanggang api yang melalap rumah yang mereka tinggali.

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Polisi melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran dan mengamankan sejumlah barang bukti (barbuk).

Pantauan detikJateng sekitar pukul 11. 00 WIB, lokasi masih dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami masih mendalami apakah murni kelalaian dari Inafis Polres sudah olah TKP, Pak Kapolres masih menghubungi Puslabfor Mabes yang ada di Semarang," ungkap Kapolsek Purbalingga AKP Siswanto.

Sementara nampak sejumlah barang diamankan oleh petugas. Di lokasi kebakaran warga nampak berdatangan untuk melihat secara langsung lokasi kejadian itu.

"Yang diamankan sementara karena dimungkinkan yang kita curigai penyebabnya kompor jadi kompor diamankan termasuk juga gas elpiji 3 kg diamankan Inafis termasuk hal yang ada kaitannya dengan kejadian," tuturnya.

Jenazah Korban Dikremasi Hari Ini

Dua jenazah korban kebakaran di Kelurahan Bancar Kabupaten Purbalingga saat ini disemayamkan di gedung serbaguna PPKS Sentausa. Rencananya keduanya akan dikremasi Minggu (7/8/2022).

"Jenazah besok (hari ini) baru akan dikremasi, rencananya di Krematorium Giri Laya Kaliori Kecamatan Kalibagor Banyumas," kata salah satu kerabat korban, Marnoto kepada detikJateng di gedung serbaguna PPKS Sentausa, Sabtu (6/8).



Simak Video "Ruko di Purbalingga Kebakaran, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/aku)