Ternyata Begini Cara Pakai Obat Inhaler yang Benar Menurut RSST

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 04 Agu 2022 19:22 WIB
A Muslim woman wearing a hijab sits at a table while at a medical consultation. She has asthma and is learning to use an inhaler. A female doctor is watching and instructing the patient on how to use a puffer. The doctors back is to the camera.
Inhaler untuk penyakit asma. Foto: iStock
Solo -

Tim Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dengan tema Cara Penggunaan Obat Inhalasi, Rabu (3/8/2022). Apa itu inhalasi? Dikutip dari laman resmi RSTT, rsupdrsoeradji.id, berikut penjelasannya.

Penyuluhan cara penggunaan obat inhalasi itu menghadirkan narasumber Apt Agustina Wulanningsih S Farm. Penyuluhan itu dilaksanakan di ruang tunggu Instalasi Rawat Jalan Terpadu (IRJT) RSST atau yang kondang disebut RS Tegalyoso Klaten.

Inhalasi untuk Penyakit Paru

Dalam penyuluhan tersebut dijelaskan, inhalasi merupakan cara pemberian obat pada penyakit paru. Terapi inhalasi sering digunakan untuk pengobatan asma, bronkitis kronik, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan emfisema.


Terapi Inhalasi adalah cara pemberian obat secara langsung ke dalam saluran nafas melalui uap yang dihirup. Berikut ini cara menggunakan inhaler, salah satu obat inhalasi.

Cara Menggunakan Inhaler

  • Sebelum menggunakan inhaler, cuci tangan dulu pakai sabun
  • Buka penutup inhaler lalu posisikan mulut inhaler di bawah
  • Kocok dulu wadah inhaler agar obatnya merata
  • Embuskan nafas melalui mulut secara perlahan
  • Masukkan ujung inhaler ke mulut (posisi kepala inhaler di atas), jangan digigit
  • Bersamaan dengan menarik nafas, tekan bagian atas inhaler dengan telunjuk. Hisap obatnya secara perlahan dan dalam
  • Tarik inhaler dari mulut, tahan nafas 10 detik kemudian embuskan
  • Jika dokter meresepkan lebih dari 1 hisapan, tunggu 30 detik dulu sebelum mengulang cara-cara di atas.
  • Usai menggunakan inhaler, silakan berkumur untuk membersihkan sisa obat di dalam mulut.
  • Buang air sisa berkumur itu, jangan ditelan.

Selain inhaler, obat untuk pernafasan ada beberapa jenisnya. Empat di antaranya ialah Diskus, Turbuhaler, Respimat, dan Swinghaler. Dengan mengetahui cara penggunaan obat Inhalasi yang benar seperti di atas, kamu bisa mendapatkan manfaat pengobatannya secara maksimal. Buat kamu yang menggunakan inhaler, silakan dicoba. Semoga bermanfaat.



Simak Video "Kemeriahan Tradisi Berburu Apem Yaqowiyu di Klaten"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/mbr)