Gunung Sinai, Saksi Sejarah Nabi Musa Berdialog dengan Allah SWT

Tim detikEdu - detikJateng
Jumat, 29 Jul 2022 19:01 WIB
Fx Rudy di Gunung Sinai Mesir.
Fx Rudy di Gunung Sinai Mesir. Foto: dok. istimewa
Solo -

Gunung Sinai berada di Mesir, tepatnya di Semenanjung Sinai Selatan bagian tengah wilayah Janub Sina. Gunung setinggi 2.285 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini juga dikenal dengan sebutan Gunung Musa atau Gunung Hareh. Dalam Al-Qur'an, Gunung Sinai disebut sebagai tempat Nabi Musa pernah berdialog dengan Allah SWT. Berikut kisahnya.

Dilansir detikEdu yang mengutip buku Fi Zhilal al-Qur'an karya Sayyid Quthb, Gunung Sinai adalah tempat yang sangat penting dalam sejarah Nabi Musa AS. Kisah Nabi Musa di Gunung Sinai bisa kita baca dalam Al-Qur'an Surat Al A'raf ayat 143 dan Surat Al An'am ayat 151-153. Berikut bacaannya dalam Bahasa Arab dan terjemahannya.

1. Surat Al A'raf ayat 143

فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُۥ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُۥ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا ۚ فَلَمَّآ أَفَاقَ قَالَ سُبْحَٰنَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلْمُؤْمِنِينَ


Arab latin: Wa lammā jā`a mụsā limīqātinā wa kallamahụ rabbuhụ qāla rabbi arinī anẓur ilaīk, qāla lan tarānī wa lākininẓur ilal-jabali fa inistaqarra makānahụ fa saufa tarānī, fa lammā tajallā rabbuhụ lil-jabali ja'alahụ dakkaw wa kharra mụsā ṣa'iqā, fa lammā afāqa qāla sub-ḥānaka tubtu ilaika wa ana awwalul-mu`minīn

Artinya: Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diriMu) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau." Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku." Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman."

Kelanjutan kisah Nabi Musa dalam Al-Qur'an bisa dibaca di halaman selanjutnya...