Cara Meredakan Nyeri Haid dengan Pijat Akupresur di Tiga Titik

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 27 Jul 2022 05:08 WIB
Akupresur
Akupresur. Foto: Getty Images/iStockphoto/west
Solo -

Cara meredakan nyeri haid bisa dilakukan dengan pijat akupresur. Akupresur adalah pengobatan dengan teknik pemijatan menggunakan ibu jari atau ujung jari di titik-titik tertentu pada tubuh seseorang untuk merangsang titik-titik energi. Dikutip dari Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Volume 8 Nomor 1 (2015), berikut cara memijatnya.

Menurut jurnal Metode Akupresur untuk Meredakan Nyeri Haid karya M Ridwan dan Herlina, dua peneliti Program Studi Kebidanan Metro Politeknik Kesehatan Tajungkarang, terapi akupresur secara empiris terbukti dapat membantu produksi hormon endorphin pada otak. Hormon endorphin secara alami dapat meredakan nyeri haid.

Sebelum mempelajari teknik pijat akupresur untuk meredakan nyeri haid, kamu mesti paham dulu apa itu akupresur. Dikutip dari jurnal tersebut (2015:54), berikut penjelasannya.


Akupresur adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupuntur atau dapat juga disebut akupuntur tanpa jarum pada titik-titik tertentu. Ilmu akupresur berasal dari Tionghoa yang sudah ada lebih dari 500 tahun lalu.

1. Falsafah Akupresur, Yin dan Yang

Akupresur berlandaskan pada falsafah Taoisme. Falsafah ini menyatakan kehidupan jagad raya atau makhluk hidup termasuk manusia terdiri dari dua unsur, yaitu Yin dan Yang. Manusia sehat memiliki unsur Yin dan Yang yang relatif seimbang.

Jika salah satu unsur itu dominan, maka kesehatannya akan terganggu atau tidak sehat. Akupresur bertujuan untuk menyeimbangkan Yin dan Yang.

Dalam hal gejala penyakit, Yin adalah penyakit kronis, penderitanya tenang, tubuhnya dingin, lembab, lemah, pucat, nadi lambat, selaput lidah putih, otot lidah layu, basah, gemuk, dan perjalanan penyakitnya regresif.

Sedangkan Yang dalam gejala penyakit adalah penyakit akut, penderitanya selalu gelisah, tubuhnya panas dan kering, nadi kuat, cepat, otot lidah kaku, selaputnya kuning kotor, serta perjalanan penyakit progresif.

2. Cara Pemijatan Akupresur

  • Pemijatan dilakukan searah jarum jam sebanyak 30 putaran selama 3-5 menit.
  • Jangan terlalu keras memijatnya agar tak sakit
  • Pemijatan yang benar harus dapat menciptakan sensasi rasa (nyaman, pegal, panas, gatal, perih, kesemutan, dan lain sebagainya).
  • Apabila sensasi rasa dapat tercapai, maka di samping sirkulasi chi (energi) dan xue (darah) lancar, juga dapat merangsang keluarnya hormon endomorfin (hormon sejenis morfin yang dihasilkan dari dalam tubuh untuk memberikan rasa tenang).

3. Teknik Akupresur Meredakan Nyeri Haid (Dismenore)

Titik-titik akupresur yang digunakan pada penelitian sebelumnya terkait efek akupresur pada dismenore adalah titik yang biasa juga digunakan untuk mengatasi masalah ginekologis, diantaranya:

a. Titik Sanyinjiao (SP6)

Titik ini terletak sekitar tiga cun atau sekitar empat jari di atas malleolus internus atau tepat di ujung tulang kering. Penekanan pada titik ini terbukti dapat mengurangi dismenore.

Penelitian sebelumnya membuktikan akupresur pada titik SP6 menurunkan tingkat keparahan dismenore. Akupresur di titik Sanyinjiao (SP6) juga efektif serta hemat biaya.

b. Titik Sacral Points (B27-B34)

Adalah titik yang terletak pada daerah sakral atau di sekitar tulang sacrum. Pijatan pada titik ini membantu mengurangi rasa sakit pada saat dismenore, pegal pada pinggang, dan mengurangi nyeri saat persalinan.

c. Titik Taichong/Daichong (LR3/LV3)

Keistimewaan titik ini merupakan titik utama dari meridian hati dan merupakan jalur utama dari aktivitas Chi. Efek penekanan pada titik ini dapat meredakan spasme (kontraksi otot tiba-tiba), ketegangan, dan kekakuan.

Sebelum melakukan pijatan di tiga titik yang meredakan nyeri haid di atas, kamu disarankan harus menguasai pelatihan teknik akupresur. Pelatihan teknik akupresur diperlukan agar akurat dalam menetapkan tiga titik tersebut sehingga lebih efektif dalam meredakan nyeri haid.



Simak Video "Asyiknya Menyusuri Gua Sumitro di Kulon Progo"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ahr)