Terpopuler Sepekan

Terbang Malam Terakhir Sang Garuda Emas Berakhir di Hutan Blora

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 23 Jul 2022 16:04 WIB
Lokasi pesawat tempur T-50i Golden Eagle TT-5009 jatuh di Desa Nginggil, Kradenan, Blora, Jawa Tengah, Selasa (19/7/2022). Foto: ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO
Solo -

Pesawat T-50i Golden Eagle TT-5009 milik TNI AU jatuh di kawasan hutan jati Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Senin (18/7/2022) malam. Sebelumnya pesawat hilang kontak ketika latihan terbang malam dari Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur.

Sebelum hilang kontak, pesawat ini sempat latihan terbang malam selama 1 jam bersama 3 skuadron Lanud Iswahjudi.

Dilansir detikJatim, Selasa (19/7), Kadispen AU Marsma TNI Indan Gilang B mengungkapkan pesawat T-50i Golden Eagle take off dari Lanud Iswahjudi pukul 18.24 WIB. Awalnya, kata Indan dalam konferensi pers di Lanud Iswahjudi, latihan terbang malam itu berlangsung normal seperti biasanya.

"Pukul 19.07 WIB ada broadcast lost contact. Ada laporan blind dari pesawat satunya. Blind itu tidak bisa melihat pesawat (yang dipiloti Lettu Allan)," jelas Indan.

"Itu kontak terakhir. Coba dikontak oleh petugas lalu lintas udara tapi tidak berhasil," Indan melanjutkan.

TNI AU kemudian mendapat kabar ada pesawat jatuh di Blora. Laporan awal itu segera ditindaklanjuti.

Hingga akhirnya dipastikan pesawat yang jatuh di Desa Nginggil, Kecamatan Blora, merupakan pesawat T-50i Golden Eagle TT-5009.

Lokasi jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle berada di hutan jati di area Kawasan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu. Berjarak sekitar 4 kilometer dari permukiman warga terdekat di Desa Nginggil, Kradenan, Blora. Tepatnya, lokasi kejadian adalah arah barat Desa Nginggil.

Dari pantauan detikJateng, untuk menuju ke lokasi hanya ada jalan setapak dengan tatanan batu yang tidak memadai dan licin jika terkena air atau embun. Tidak semua motor bisa melewati jalan tersebut. Dari Desa Nginggil, untuk sampai lokasi harus melintasi 11 bukit melewati jalan setapak yang membelah area hutan itu.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyebut ada ratusan personel gabungan yang menyisir dan mengevakuasi.

"Semalam ada 120 personel mencari dan untuk siang ini ada 180 personel," kata Tri kepada wartawan, Selasa (19/7).

Tim gabungan juga memberdayakan warga setempat untuk menunjukkan medan hutan yang lebat serta membukakan akses jalan.

"Terima kasih atas partisipasi warga Desa Nginggil yang ikut membantu baik itu membantu mempermudah evakuasi dan membuka akses jalan. Karena medan hutan cukup sulit dan banyak ranting pohon," ucap Tri Yuli.

Halaman selanjutnya, pilot Golden Eagle gugur...




(rih/dil)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork