Semarakkan Takbiran, Warga Klaten Bikin Replika Sapi Raksasa dari Sak Semen

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 08 Jul 2022 18:34 WIB
Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyambut dan memeriahkan hari raya Idul Adha 1444 H. Salah satunya dilakukan pemuda Dusun Mlandangan, Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah yang membuat replika hewan kurban sapi.
Sapi replika yang dibuat dari 60 sak semen bekas di Klaten. (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikcom)
Klaten -

Banyak cara dilakukan masyarakat untuk menyambut dan memeriahkan hari raya Idul Adha 1444 H. Salah satunya dilakukan pemuda Dusun Mlandangan, Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah yang membuat replika hewan kurban sapi.

Replika sapi tersebut terbuat dari sak semen bekas, kayu dan bambu. Untuk proses pembuatannya dipilih lokasi di halaman masjid depan rumah warga. Ini karena ukuran sapi replika tersebut cukup besar. Sapi buatan para pemuda itu tingginya sekitar 2 meter dan panjang mencapai 5 meter.

"Tingginya sekitar 2 meter, dari kepala sampai ekor sekitar 5 meter. Bahannya dari bambu, kayu dan sak semen bekas," ucap pembuat replika, Danang (19) kepada detikJateng di lokasi, Jumat (8/7/2022).


Untuk membuat replika tersebut, jelas Danang, dibutuhkan sekitar 60 lembar sak semen. Untuk kayu tidak dihitung dan sudah memakan waktu sebulan.

"Ini dibuat sudah satu bulan, yang buat ada empat orang. Tinggal diwarnai sehari selesai," lanjut Danang.

Menurut Danang, para pemuda baru kali pertama membuat replika tersebut. Replika sapi itu akan diarak untuk memeriahkan lomba takbir malam Idul Adha.

"Nanti untuk lomba takbiran Sabtu (9/7) malam. Nanti diangkut pakai gerobak keliling kampung," sambung Danang.

Replika sapi sepanjang 5 meter dan tinggi 2 meter dibuat warga Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Klaten.Replika sapi sepanjang 5 meter dan tinggi 2 meter dibuat warga Desa Drono, Kecamatan Ngawen, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikcom

Lomba tersebut, sebut Danang, diadakan karang taruna desanya. Sapi replika itu akan bersaing dengan tampilan kreasi dari dusun lain di satu desa.

"Tidak hanya dusun sini , dusun lain juga buat dan mungkin beda kreasinya. Lomba ada tropi dan uang pembinaan," terang Danang.

Hafidz (18) pemuda lainnya mengatakan untuk membuat replika tersebut warga belajar dari medsos. Sebab baru pertama kali membuat.

"Kita belajar dari google sebab baru pertama membuat. Hasilnya lumayan bagus ternyata, nanti untuk lomba takbiran," kata Hafidz kepada detikJateng di lokasi.



Simak Video "Sempat Absen Akibat Pandemi, Keraton Solo Kembali Gelar Grebeg Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/sip)