Serunya Belajar Bebatuan Purba di Museum Alam Marmer di Ngargoretno

Eko Susanto - detikJateng
Selasa, 05 Jul 2022 22:21 WIB
Lokasi museum alam marmer yang berada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.
Lokasi museum alam marmer yang berada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang -

Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, memiliki museum yang tidak biasa yakni berupa alam marmer. Museum alam marmer ini menjadi salah satu alternatif destinasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan.

Museum ini berada di hamparan lahan seluas 3 hektare. Adapun jenis marmer merah yang ada ini merupakan satu-satunya di Kabupaten Magelang bahkan Jawa Tengah.

Bagi yang penasaran, jangan membayangkan di lokasi ini seperti museum pada umumnya. Museum alam ini tak ada bangunan, melainkan hanya bebatuan marmer merah.


Kemudian di lokasi ini, wisatawan bisa mendapatkan edukasi tentang geologi, bebatuan purba yang berada di kawasan Menoreh. Selain itu, wisatawan bisa menikmati paket-paket wisata yang disediakan di Desa Ngargoretno.

Untuk tiket masuk menuju museum wisatawan dapat bisa memilih paket wisata yang ada. Paket wisata yang ditawarkan mulai dari Rp 65 ribu sampai Rp 120 ribu.

Divisi Pariwisata Bumdes Argo Inten Ngargoretno Soim mengatakan Desa Ngargoretno memiliki potensi yang sangat besar marmer merah. Keberadaan marmer merah tersebut dilestarikan, diselamatkan dan tidak dirusak.

Lokasi museum alam marmer yang berada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.Lokasi museum alam marmer yang berada di Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

"Kita punya potensi yang sangat besar ini (marmer merah), mungkin di Jawa Tengah satu-satunya bahkan di Indonesia. Bareng-bareng warga kita mencoba lestarikan, selamatkan, bagaimana marmer yang ada ini tidak kemudian dirusak, tapi bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat," kata Soim kepada wartawan di lokasi museum alam marmer, Selasa (5/7/2022).

Soim menjelaskan wisatawan yang berkunjung akan mendapatkan edukasi tentang kegeologian. Kemudian, belajar tentang batu-batu purba di Menoreh.

"Kita juga ada atraksi-atraksi wisata desa. Paket-paket yang kita bikin seperti permainan anak, outbound, kemudian edukasi peternakan, pertanian, perkebunan dan yang lainnya," tuturnya.

"(museum alam marmer) Ini bagian konservasi, bagaimana marmer ini akan kita lestarikan. Marmer ini menghasilkan ekonomi tanpa harus ditambang, tanpa harus dirusak," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngargoretno Dodik Suseno mengungkapkan museum alam marmer konsepnya berupa wisata berbasis konservasi.

"Paket wisata sekaligus edu wisata marmer, target kita adalah sekolah-sekolah paket edukasi belajar. Kita juga ada paket wisata susu kambing, lebah madu, produk-produk pertanian, gula semut, gula aren dan lain sebagainya," ujarnya.



Simak Video "Wisata Edukasi Sentra Keramik Plered Purwakarta Aktif Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ahr)