Regional

Yusuf Mansur Ditagih Ratusan Juta Gaji Eks Karyawan Paytren

Tim detikJabar - detikJateng
Senin, 27 Jun 2022 15:02 WIB
Yusuf Mansur di Yaman. (Dok Instagram Yusuf Mansur)
Foto: Yusuf Mansur di Yaman. (Dok Instagram Yusuf Mansur)
Solo -

Sebanyak 14 karyawan PT Veritra Sentosa Internasional atau Paytren menggugat tunggakan pembayaran gaji senilai Rp 616 juta. Pihak Yusuf Mansur sebagai pemilik bisnis e-wallet Paytren menyatakan bersedia membayarnya.

Dikutip dari detikJabar, Senin (27/6/2022), awalnya gugatan para mantan karyawan itu dilayangkan ke Disnaker Kota Bandung. Kuasa hukum 14 eks karyawan Paytren Zaini Mustofa mengatakan kuasa hukum Yusuf Mansur hanya bersedia membayar Rp 451 juta.

"Setelah kita rundingkan, nggak masalah bayar segitu. Hitung-hitungannya udah cocok," ujar Zaini, hari ini.


Berdasarkan catatan yang diperlihatkan Zaini, perusahaan Yusuf Mansur menunggak gaji dan pesangon karyawan paling besar di antaranya Rp 101 juta untuk seorang pegawai bernama Tubagus Ferry.

Selanjutnya tunggakan sebesar Rp 93 juta untuk mantan pegawai bernama Roby Rachmansyah, dan Rp 36 juta untuk pegawai atas nama Ruslan Rahmansyah.

Meski begitu kuasa hukum Yusuf Mansur meminta pembayaran dicicil selama 6 bulan mulai Maret 2023.

Namun, usulan itu ditolak karena para kliennya yang meminta pembayarannya diselesaikan dalam waktu 2 pekan.

Zaini menerangkan tuntutan kliennya ini nanti akan disampaikan dalam sidang bipatrit lanjutan pada Jumat (1/7) di Disnaker Kota Bandung. Jika tuntutan ini tidak dikabulkan maka mereka menganggap perundingan bipatrit gagal.

Jika kesepakatannya kembali gagal, Zaini dan kliennya berencana mengajukan gugatan ke pengadilan hubungan industrial di Bandung.

"Tapi kalau mereka sanggup dengan tuntutan kami, maka perkara ini dianggap sudah selesai dan kami akan buat surat perdamaian," pungkasnya.



Simak Video "Viral! Yusuf Mansur Marah-marah Sampai Gebrak Meja"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/ams)