Ini Kondisi Kesehatan KH Dimyati Rois Sebelum Meninggal

Saktyo Dimas R - detikJateng
Jumat, 10 Jun 2022 09:34 WIB
KH Maruf Amin silaturahmi ke ponpes KH Dimyati Rois di Kendal, (4/2/2019).
KH Ma'ruf Amin silaturahmi ke ponpes KH Dimyati Rois di Kendal, (4/2/2019). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Kendal -

Ketua Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Dimyati Rois meninggal dunia, dini hari tadi. Sebelum meninggal, dia sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Salah satu kerabat, Dodi Romeo mengatakan bahwa Dimyati Rois memang sudah lama memiliki riwayat gangguan jantung. Namun, kondisinya sebenarnya sudah terlihat membaik beberapa waktu terakhir.

"Beliau sakit jantung sudah lama tapi dua hari ini sudah ada kesembuhan. Beliau kelihatan segar dan ceria di depan keluarganya," kata Dodi Romeo saat dihubungi, Jumat (10/6/2022).


Hanya saja, pada Kamis malam (9/6) Dimyati kembali mengalami masalah jantung. Dia mengeluhkan nyeri di bagian dada. Keluarga kemudian membawanya ke RS Telogorejo, Semarang.

Setibanya di rumah sakit, Dimyati langsung masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD)dia sempat menjalani perawatan selama kurang lebih 2 jam.

Namun, ulama sekaligus politisi itu akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.

"Jadi begitu tiba di rumah sakit di ruang IGD, Abah langsung mendapatkan perawatan intensif selama dua jam. Namun Allah berkehendak lain, Abah menghembuskan nafas terakhir setelah mendapatkan penganan dokter. Beliau meninggal sekitar pukul 00.30wib," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Dimyati Rois meninggal dunia, dini hari tadi. Kabar tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid.

"Innaalillahi wa inna ilaihi rooji'uun. Telah berpulang ke Rahmatullah Almaghfurlah Abah KH. Dimyati Rois, Ketua Dewan Syura DPP PKB pada Hari Jum'at, 10 Juni 2022," ujar Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Jumat (10/6/2022).

Hasanuddin menginstruksikan seluruh jajaran pengurus PKB dari pusat hingga daerah untuk melaksanakan salat gaib untuk mendoakan kiai kharismatik NU tersebut. Selain itu, diinstruksikan juga untuk menggelar pembacaan Yasin dan Tahlil selama 7 hari.



Simak Video "KH Dimyati Rois Tutup Usia, Ganjar: Ulama Pemberi Kesejukan"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)