Datangi Kantor Khilafatul Muslimin Sukoharjo, Polisi Minta Spanduk Dicopot

Ari Purnomo - detikJateng
Jumat, 10 Jun 2022 08:51 WIB
Pencopotan spanduk di kantor Khilafatul Muslimin di Sukoharjo, Kamis (9/6/2022).
Pencopotan spanduk di kantor Khilafatul Muslimin di Sukoharjo, Kamis (9/6/2022). Foto: dok Polres Sukoharjo
Sukoharjo -

Jajaran Polres Sukoharjo mendatangi kantor Khilafatul Muslimin yang ada di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (9/6/2022), petang.

Kedatangan polisi yang dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan untuk meminta klarifikasi kepada para pengurus.

"Kami datang ke lokasi untuk memanggil klarifikasi kepada pengurus Khilafatul Muslimin," ujar Wahyu saat dihubungi detikJateng, Kamis (9/6/2022) malam.


Kedatangan anggota kepolisian ke kantor Khilafatul Muslimin turut didampingi tokoh masyarakat. Kapolres menyampaikan, selain meminta klarifikasi pihaknya juga meminta agar papan nama yang ada di kantor untuk dicopot.

"Kami meminta papan nama dan spanduk bertuliskan Khilafatul Muslimin yang terpampang di depan kantor tersebut diturunkan," bebernya.

Tindakan tersebut dilakukan setelah banyak masyarakat yang mengaku resah atas adanya organisasi yang dinilai bertentangan dengan Pancasila.

Selain itu, ada juga penolakan dari warga serta komponen keagamaan di wilayah Sukoharjo.

"Masyarakat sudah menyampaikan keberatan dan penolakannya. Bahkan, akan melawan jika Khilafatul Muslimin tetap melakukan kegiatannya," tegas Wahyu.

"Jadi, kegiatan ini berangkat dari kegaduhan yang terjadi karena kegiatan Khilafatul Muslimin," imbuhnya.

Selain melepaskan papan nama, kata Wahyu, pengurus Khilafatul Muslimin dengan sukarela menyerahkan spanduk dan sebagainya.

"Tepatnya bukan penggeledahan, tapi pengurusnya sendiri yang sukarela menyerahkan ke kita, ada papan nama, spanduk, brosur, struktur organisasi," ungkapnya.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya akan memanggil dua pengurus Khilafatul Muslimin untuk dimintai keterangan.

"Besok pengurusnya akan datang ke polres memberikan klarifikasi, ada dua orang," tandasnya.

+++

Kamu punya kesan yang tak terlupakan saat mengunjungi Jawa Tengah dan DIY, jangan lewatkan untuk menyampaikannya di program Giveaway Serentak. Hadiahnya: uang tunai senilai total Rp 30 juta plus plus.

Segera gabung! Kamu hanya perlu menuliskan kesan-kesanmu itu di kolom komentar artikel ini.

Yuk, ajak juga teman-temanmu!



Simak Video "Polisi Tetapkan 3 Pentolan Khilafatul Muslimin di Brebes Jadi Tersangka"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)