Tepis Hoax, Panita Pembangunan Pastikan Menara Masjid Sriwedari Solo Aman

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Senin, 30 Mei 2022 18:56 WIB
Luhut Panjaitan tinjau pembangunan masjid di Taman Sriwedari Solo
Konstruksi masjid Sriwedari. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo -

Kabar hoax menara Masjid Taman Sriwedari Solo goyang sempat membuat panik pengunjung car free day (CFD) hingga berlarian. Panitia pembangunan dan kontraktor memastikan menara dalam kondisi aman.

Ketua panitia pembangunan Masjid Taman Sriwedari, Achmad Purnomo, memastikan pembangunan masjid dilakukan dengan profesional oleh PT Wijaya Karya (Wika). Menurutnya tidak ada laporan kerusakan pada masjid.

"Strukturnya sudah kuat sekali, aman. Saya yakin Wika mengerjakan dengan profesional," kata mantan Wakil Wali Kota Solo itu, saat dihubungi wartawan, Senin (30/5/2022).


Dia membenarkan bahwa belakangan proyek tersebut memang belum dilanjutkan lagi. Namun menurutnya, pihak kontraktor tetap mengawasi bangunan agar tetap dalam kondisi baik.

"Berhenti belum ada setahun ini. Dari Wika kan tetap ada yang menjaga. Kami selalu koordinasi," ungkapnya.

Terkait kelanjutan pembangunan proyek senilai Rp 180-an miliar itu, Purnomo mengatakan saat ini masih terkendala biaya. Meski sudah ada dana masuk, pihaknya masih belum membayarkan ke Wika.

"Dari Wika tetap akan melanjutkan sesuai rencana, hanya masalahnya dana belum cukup tersedia. Kami apresiasi Wika karena sudah membangun sampai 85 persen. Sebenarnya sudah ada dana masuk, tapi sedikit, makanya belum kami bayarkan," ujar dia.

Menurutnya, pembangunan hanya menyisakan pekerjaan akhir. Namun dia belum bisa menargetkan kapan proyek bakal selesai.

"Ini tinggal finishing, bahan sudah ada semua. Tapi belum bisa lanjut karena dana itu," katanya.

Sementara itu, pimpro pembangunan Masjid Taman Sriwedari, Agung Budianto, juga memastikan proses pembangunan sudah melalui tahapan sesuai prosedur.

"Desain sudah ada, secara teknis juga sudah dinilai tim konsultan dan pihak lainnya. Artinya semua sudah sesuai, tidak ada yang keliru dengan pembangunannya. Masjid dan menara juga sudah berdiri tiga tahun ini dan tidak ada laporan kerusakan," terangnya.



Simak Video "Posting Video Hoax, Pemilik Akun @rakyatjelata_98 Diciduk di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/aku)