Aspal Landasan Bandara Juanda Agak Ambles, Menhub Ungkap Penyebabnya

Jauh Hari Wawan S. - detikJateng
Senin, 23 Mei 2022 15:00 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi di UGM, Senin (23/5/2022).
Menhub Budi Karya Sumadi di UGM, Senin (23/5/2022). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJateng)
Sleman -

Landasan pacu Bandara Juanda Surabaya mengalami gangguan pada Minggu (22/5) lalu. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkap penyebabnya.

"Sebenarnya Bandara Juanda sudah kita identifikasi dua minggu yang lalu, akan dilakukan perbaikan dan ini sedang kami lakukan (perbaikan)," kata Menhub Budi Karya Sumadi di UGM, Senin (23/5/2022).

"Jadi saya pikir secara kebetulan saja belum diperbaiki, itu terjadi (ambles)," sambungnya.


Budi menegaskan, kerusakan di Juanda bukan di permukaan. Namun, adanya pergerakan tanah di bawah landasan pacu.

"Dan yang rusak itu bukan di permukaan, jadi tanahnya di bawah itu (ada) satu pergerakan," jelas Budi.

Sebelumnya, pesawat Batik Air tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta mendadak berhenti di landasan Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, saat akan lepas landas. Hal ini dikarenakan aspal landas pacu agak amblas.

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan saat pesawat memasuki landas pacu roda pesawat terhenti atau stuck. Sehingga dilakukan pengecekan.

"Di saat pesawat bergerak pelan memasuki landas pacu (runway), pilot merasakan pergerakan pada roda pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya (pesawat terhenti atau stuck), sehingga perlu dilakukan pengecekan," ujar Danang dalam keterangan tertulis, Minggu (22/5/2022).

Danang mengatakan berdasarkan hasil pengecekan, roda pesawat stuck pada area aspal yang mengalami penurunan. Hal ini membuat pesawat perlu di tarik dengan tow truck.

"Hasil pengecekan, diketahui bahwa roda/ ban pesawat memasuki area aspal pada ujung landas pacu Juanda yang mengalami penurunan dari permukaan (agak ambles), sehingga pesawat perlu direposisi menggunakan kendaraan penarik (tow truck) untuk mempermudah keluar dari area landas pacu yang agak amblas," ujar Danang.

"Dalam upaya memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pesawat ditarik kembali menuju landas parkir (apron)," sambungnya.

Sementara itu, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Juanda Surabaya, Yuristo Ardi Hanggoro membenarkan pesawat Batik Air ID6309 rute Surabaya tujuan Jakarta melaporkan kendala pada fasilitas landasan.

Atas kejadian tersebut, ada 4 pesawat kedatangan yang terdampak. Beberapa di antaranya memutuskan mengalihkan pendaratan ke Denpasar, Bali. Sisanya saat ini sudah mendarat di Bandara Juanda.



Simak Video "Kepanikan Penumpang Citilink Saat Mendarat Darurat di Juanda"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/rih)