Gibran Salat Id di Balai Kota Solo, Pertama Kali Ajak Ethes-Lembah Manah

Bayu Ardi Isnanto - detikJateng
Senin, 02 Mei 2022 08:32 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka salat Id di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/5/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka salat Id di halaman Balai Kota Solo, Senin (2/5/2022). (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikJateng)
Solo -

Pemkot Solo menggelar salat Idul Fitri 1443 H di halaman Balai Kota Solo, pagi ini. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka turut mengikuti salat Id bersama Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Gibran tiba di Balai Kota Solo sekitar pukul 06.12 WIB. Tak sendiri, Gibran terlihat bersama istri, Selvi Ananda dan kedua anaknya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.

Gibran bersama Jan Ethes duduk di saf terdepan, yakni bersebelahan dengan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi. Sementara Selvi duduk di saf perempuan.

Salat Id kemudian dimulai pada pukul 06.25 WIB dengan imam KH Ibrahim Asfari Al Hafidz yang merupakan imam dari Masjid Agung Surakarta. Salat berlangsung sekitar 10 menit.

Selepas salat dua rakaat, jemaah kemudian mendengarkan khotbah. Khotbah salat Id disampaikan oleh KH Abdul Karim atau Gus Karim, pimpinan Pondok Pesantren Al Qur'anyy Azzadyy yang juga guru mengaji keluarga Presiden Joko Widodo.

Setelah khotbah selesai, Gibran mulai berkeliling menyalami warga. Dia juga membagikan amplop untuk anak-anak yang berada di Balai Kota Solo.

Aksi Gibran ini membuat masyarakat antusias untuk mendekat. Tak hanya untuk bersalaman, mereka juga ingin berfoto bersama.

Gibran mengatakan Lebaran tahun ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya yang sangat terbatas karena pandemi COVID-19. Karena situasi yang membaik, dia mengajak istri dan kedua anaknya.

"Tahun ini agak berbeda, bisa salat Idul Fitri dengan leluasa. Pokoknya jaga kesehatan. Ini pertama kalinya saya mengajak Lembah sama Ethes," kata Gibran usai salat Idul Fitri, Senin (2/5/2022).

Selanjutnya, Gibran mengaku akan berziarah ke makam almarhum mertuanya. Ditanya soal rencana sungkem dengan ayahnya, Presiden Jokowi di Yogyakarta, Gibran tak berbicara banyak.

"Habis ini ke sarean (makam), bapak (mertua). Ya nanti (ke Jogja)," tutupnya.



Simak Video "PTM Solo Kembali Digelar, Gibran: Jika Tidak Berkenan Boleh PJJ"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/ams)