Round-Up

Kisah Tragis Pemuda Purworejo Tewas Dipatuk King Cobra

Tim detikJateng - detikJateng
Kamis, 28 Apr 2022 03:01 WIB
Korban saat beratraksi dengan King Cobra piaraannya, Rabu (27/4/2022).
Korban pemuda Purworejo saat beratraksi dengan King Cobra piaraannya, Rabu (27/4/2022). Foto: dok BPBD Purworejo
Solo -

Seorang pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah, tewas usai dipatuk ular King Cobra piaraannya. Peristiwa tragis itu terjadi saat korban tengah beratraksi dengan ular yang baru dibeli sehari sebelumnya.

Korban bernama Khalwani Zain (17) warga Desa Kalikotes, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Saat kejadian, korban tengah beratraksi dengan ular King Cobra di depan teman-temannya. Ular itu baru dibeli sehari sebelumnya dari Pasar Gombong, Kebumen.

"Kejadian tersebut pada hari Minggu tanggal 24 April 2022 kurang lebih pukul 15.30 WIB di lapangan Desa Pituruh, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo," kata Kapolsek Pituruh AKP Saptohadi saat ditemui detikJateng di kantornya, Rabu (27/4/2022).


Ditemui terpisah, teman korban, Dwiyanto (28), mengaku menyaksikan kejadian tragis tersebut.

"Berangkat jam 15.00 WIB, awalnya atraksi biasa terus ada azan Asar. Sudah saya ingatkan nggak usah mainan ular dulu kan masih ada azan mbok (kalau) nanti ada apa-apa," ucap Dwiyanto saat ditemui di rumahnya.

Apa yang dikhawatirkan Dwi pun akhirnya terjadi. Baru sekitar 2 menit korban beratraksi dengan ularnya itu, tiba-tiba tangan korban dipatuk. Setelah mematuk, ular kemudian dimasukkan kembali oleh korban ke dalam kotak.

Karena panik, Dwiyanto dan satu teman lainnya, Adi Al Fikri (18), langsung membawa korban dengan sepeda motor ke rumah orang pintar untuk mendapatkan pertolongan. Namun, keadaan korban justru semakin memburuk hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Prembun.

"Setelah digigit saya langsung bawa dia ke rumah Mbah Siran di Prapag Lor karena sering ngobati orang yang digigit ular. Sampai sana bisa ular udah dikeluarin dan dia sempat muntah-muntah, nggak bisa ngomong terus nggak sadar. Saya kemudian lapor ke orang tuanya dan perangkat desa terus dibawa ke rumah sakit tapi katanya belum sampai rumah sakit sudah meninggal dunia," papar Dwi.

Dwi melanjutkan, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, dirinya merasakan ada yang aneh dengan tingkah korban. Ia pun mengaku sempat dipaksa agar ikut menemani saat korban beratraksi dengan ular King Cobra.

Sementara itu, orang tua korban, Sabar (56), terlihat sangat sedih dan syok atas kejadian yang menimpa anaknya itu. Namun, dengan terbata-bata sembari menyeka air mata, ia mengaku ikhlas atas musibah yang dialami.

"Nasi telah menjadi bubur, saya ikhlas," jawab Sabar singkat, saat ditemui di rumah duka.

Jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman desa setempat pada Senin (25/4). Sementara itu, untuk menghindari hal-hal lain yang tidak diinginkan, ular King Cobra yang telah memakan korban nyawa itu telah diamankan petugas BPBD.



Simak Video "Mau Mangsa Ayam, Piton 4 Meter Dilumpuhkan Warga Mateng"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/rih)