Channel Youtube Ganjar Pranowo Diretas, Ini Kata Ahli IT

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Selasa, 26 Apr 2022 21:46 WIB
Ilustrasi Youtube
Ilustrasi Youtube. Foto: detikINET/Irna Prihandini
Semarang -

Channel Youtube milik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo diretas dan sempat diganti nama hingga akhirnya menghilang. Beruntung, channel itu kini berhasil dipulihkan dan dikuasai kembali oleh pemiliknya.

Dosen sekaligus pengamat Teknologi Informatika (TI) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Budi Handoko menyebut akun media sosial memang kerap jadi target peretasan. Biasanya, peretasan dilakukan dengan cara brute force atau karena phising.

"Jadi kalau brute force itu dengan sengaja, (pelaku) sudah tahu user kemudian mencoba segala kemungkinan password sampai akhirnya masuk," kata Budi saat dihubungi detikjateng, Selasa (26/4/2022).

Sedangkan teknik phising biasanya dilakukan oleh pelaku dengan mengirimkan tautan tertentu kepada admin akun media sosial. Terkadang, tautan itu dikirim melalui email dan seolah-olah merupakan email resmi dari Youtube.

"Phising contohnya ada email seakan resmi dari YouTube kemudian disuruh login," ujarnya.

Melihat apa yang terjadi dengan channel YouTube Ganjar Pranowo dari diretas hingga ganti nama jadi Binance Live, menurut Budi belum bisa diketahui jenis serangan apa yang dilakukan hingga bisa diretas. Hal itu perlu didalami oleh tim media Ganjar sendiri.

"Kalau seperti itu yang bisa kita ambil kesimpulannya memang akunnya di-take over oleh si penyerang, dan seluruh isinya dihapus dan profilnya juga diganti. Karena melihat status jumlah subscriber tidak berubah," jelas Budi.

"Kalau menentukan jenis serangan yang digunakan tidak bisa dilihat dari hasilnya, jadi nggak bisa disimpulkan apakah itu phishing, brute force atau kesengajaan. Jadi harus dari audit tim yang pegang akunnya baru bisa ketahuan," imbuhnya.

Ia juga mengimbau bagi siapapun pemilik akun media sosial agar hati-hati saat menerima email yang meminta login media sosial. Selain itu jangan memberikan kode OTP pada siapapun.

"Untuk mencegah bisa juga mengaktifkan verifikasi dua langkah di akun media sosial," katanya.

Untuk diketahui, Channel Youtube Ganjar Pranowo hilang dari peredaran. Lewat media sosialnya, Ganjar memberitahukan channelnya diretas sejak Senin (25/4) dini hari kemarin. Nama channel sempat berganti Binance Live.

Pihak tim media Ganjar berusaha mengembalikan channel tersebut termasuk berkoordinasi dengan Youtube. Hari ini terpantau channel Ganjar Pranowo sudah kembali dengan jumlah subscriber utuh yaitu 1,2 juta subscriber. Namun masih ada beberapa video yang masih belum kembali.



Simak Video "Saat Elon Musk Kritik YouTube Pakai Meme Patrick"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)