Pukat UGM: Lili Pintauli Memalukan, Tak Layak Pimpin KPK

Jauh Hari Wawan S - detikJateng
Kamis, 21 Apr 2022 11:43 WIB
Gedung baru KPK
Ilustrasi gedung KPK. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jogja -

Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenur Rohman menyoroti banyaknya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Pukat menilai Lili Pintauli tidak layak lagi menjadi pimpinan KPK.

Zaen mengatakan, dugaan pelanggaran etik oleh Lili Pintauli Siregar tidak hanya dilakukan sekali. Tidak hanya karena menjalin komunikasi dengan pihak yang berperkara, Zaen juga menyoroti laporan praktik HAM Amerika yang mengangkat soal pelanggaran etik Lili terkait kasus Tanjung Balai.
Lili kemudian juga dilaporkan dalam kasus-kasus dugaan pelanggaran etik lainnya.

"Menurut saya itu semakin membuktikan bahwa Lili Pintauli Siregar ini memalukan, tidak memahami nilai dasar di internal KPK yakni nilai integritas, tidak layak lagi menjabat sebagai pimpinan KPK," kata Zaen kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Menurut Zaen, level pelanggaran etik Lili Pintauli sudah menjadi sorotan internasional dengan terbitnya laporan HAM Amerika Serikat.

"Jadi saya melihat ini memalukan, sangat memalukan. Level pelanggaran Lili Pintauli Siregar itu telah menjadi sorotan internasional. Artinya ini menjadi satu hal yang menarik perhatian internasional sampai Amerika kemudian menyorot khusus aspek ini," ucapnya.

Zaen melanjutkan, pelanggaran etik Lili Pintauli bukan hanya mencemarkan nama KPK sebagai lembaga antikorupsi. Zein juga menganggap Lili telah mencemarkan nama Indonesia di mata dunia karena yang melakukan pelanggaran etik justru pimpinan KPK.

Untuk itu, dalam kasus-kasus pelanggaran etik pegawai KPK selanjutnya, Zaen berharap Dewan Pengawas KPK tidak memberikan sanksi lembek.

"Saya berharap Dewas harus menjaga dan menegakkan kode etik KPK, zero tolerance dengan prinsip standar zero tolerance," pungkasnya.



Simak Video "Lili Pintauli Diisukan Mengundurkan Diri, KPK: Belum Ada Konfirmasi"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/dil)