Gegara Talut Retak, Satu Rumah di Klaten Ambrol saat Hujan Deras

Achmad Syauqi - detikJateng
Sabtu, 29 Jan 2022 16:55 WIB
Rumah dan kamar mandi warga Desa Jetis, Kecamatan Delanggu, Klaten ambrol. (Achmad Syauqi/ detikJateng)
Rumah dan kamar mandi warga Desa Jetis, Kecamatan Delanggu, Klaten, ambrol. Foto: Achmad Syauqi/detikJateng
Klaten -

Rumah Miftah Hidayat (32) warga Dusun Ngalas, Desa Jetis, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jawa Tengah mendadak ambrol di bagian belakang. Akibatnya, 5 penghuni rumah ituterpaksa mengungsi.

"Iya untuk sementara mengungsi ke rumah saudara. Kejadiannya itu Jumat (28/1) sore, suaranya bruk!," tutur Hidayat kepada detikJateng di lokasi, Sabtu (29/1/2022).

Diceritakan Hidayat, longsor rumahnya itu terjadi setelah hujan deras turun pada Jumat mulai pukul 14.00 WIB. Saat kejadian itu dia dan keluarganya di dalam rumah.

"Begitu ada suara bruk, saya, istri dan anak saya langsung lari keluar. Ternyata kamar mandi temboknya rontok," ucap Hidayat.

Sebelum kejadian, Hidayat berujar, istrinya baru saja ke kamar mandi. Saat itu istrinya mulai curiga karena retakan di lantai semakin lebar.

"Saat melihat retakan kamar mandi semakin lebar, tampungan air dikurangi agar tidak longsor. Setelah keluar sebentar langsung ambrol," tutur Hidayat.

Menurut Hidayat, sebelum dibangun talut, di belakang rumahnya tidak pernah ada longsoran. Sebab, air langsung mengalir ke jalan di bawah rumahnya.

"Sebelum dibangun talut, hujan deras seperti apa tidak apa-apa karena langsung mengalir. Setelah ada talut ini air kan nggogos (erosi) ke bawah dan bangunan talut ini tersambung dengan rumah saya," terang Hidayat.

"Baru pertama ini. Sekarang cemas jika hujan, kami berharap segera diperbaiki," imbuhnya.

Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Klaten Sri Winoto menjelaskan, BPBD sudah melihat lokasi melakukan penilaian (assesment). "Kita sudah asesmen, yang longsor kamar mandi dan tembok lain retak. Selain itu talut yang retak panjangnya 20 meter," kata Winoto kepada wartawan di kantornya.

Winoto menambahkan, longsor terjadi pada Jumat sore saat hujan deras. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. "Penanganan sedang kita koordinasikan, untuk gotong-royong di lokasi," imbuh Winoto.



Simak Video "Warga Desa di Klaten Demo Pembangunan Pabrik Tekstil"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/ahr)