Jengkel Truk Dilempar Batu, Sopir di Klaten Gelar Sayembara

Achmad Syauqi - detikJateng
Jumat, 21 Jan 2022 16:33 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Foto: Ilustrasi/Andhika Akbaryansyah
Klaten -

Tidak terima truk jadi korban pelemparan batu, kru truk pengangkut pasir di Klaten menggelar sayembara. Sayembara itu berisi iming-iming hadiah bagi yang bisa menunjukkan pelaku pelemparan batu.

Sayembara itu diunggah di grup Facebook info Jogonalan dan sekitarnya pada Rabu (19/1) pagi.

"Sugeng sonten sedulur..Telah terjadi pelemparan batu di daerah pasar deli . Kondisi pecah bolong, alhamdulillah sopir gapapa.. Minta bantuanya bagi yang bisa menemukan pelaku pelemparan akan di kasih imbalan uang yang lumayan...Ciri2 motor beat hitam , jaket hitam . Lari ke arah barat , kejadian tengah malam jam 00.30. Nb : bagi yang bisa memberi info keberadaan pelaku akan saya kasih imbalan+kerjaan (identitas saya jamin privasi) VIA INBOK nopo wa 08562715691 , TULUNG YEN ORA SENENG , OPO DUE MASALAH KARO SOPIRE OPO PIE ORA NGNO KUI CARAMU.. MESAKNO KUI YO GOLEKNE SANDANG PANGAN NGGO ANAK BOJONE ..," tulis akun Mas Rijjxx, dikutip detikJateng, Jumat (21/1/2022).

Unggahan tersebut disertakan satu rekaman video berdurasi sekitar 10 detik. Dalam video terlihat truk putih hijau rusak kacanya.

Di kaca depan kemudi pecah bekas lemparan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa. Kaca truk belum rontok tetapi lubang bekas hantaman batu terlihat jelas.

Indro Rizal (28) pengemudi truk saat dimintai konfirmasi menceritakan kejadian itu dialaminya pada Selasa (18/1) sekitar pukul 24.00 WIB.

"Malam itu saya langsir (angkut) pasir di depo Tegalmas, posisi saya muatan. Saya beriringan dengan teman tapi saya di depan," ungkap Rizal saat dihubungi detikJateng hari ini.

Saat hendak sampai Pasar Deli, Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, lanjut Rizal, dia berpapasan dengan pemuda yang naik motor matik warna hitam. Pemotor itu tiba-tiba melempar batu ke arah kaca depan kemudi.

"Anak itu lempar batu pas kemudi. Saya juga berhenti dan mau saya kejar tapi tidak ada sepeda motor lewat," jelas Rizal warga Karangnongko itu.

Atas kejadian itu, dirinya belum melapor ke polisi. Dia membenarkan soal pemasangan sayembara dan janji imbalan.

"Memang belum laporan, saya pancing dulu, ada imbalan. Kemarin juga ada kejadian lagi di jalan itu," imbuhnya.

Terpisah, Wakapolsek Jogonalan Iptu Sapto Nugroho saat dimintai konfirmasi mengaku belum mendapat laporan peristiwa itu.

"Belum ada laporannya," jawab Sapto melalui pesan singkat.



Simak Video "Baliho Raksasa Ajak Nikah Mbak Maya Nangkring di Klaten"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)