Menilik Bukit Nanggerang, Permata Tersembunyi di Kalipucang Pangandaran

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Jumat, 09 Okt 2026 10:00 WIB
Bukit Nanggerang Pangandaran. (Foto: Aldi Nur Fadillah)
Pangandaran -

Menjajal destinasi wisata di Pangandaran tidak melulu soal menikmati pantai. Ada Bukit Nanggerang yang siap memanjakan mata dengan pemandangan alam yang memukau.

Bukit Nanggerang terletak di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, berjarak sekitar 18 kilometer dari Bundaran Marlin. Untuk menuju lokasi, wisatawan wajib menggunakan kendaraan pribadi karena belum tersedia transportasi umum.

Aksesibilitas jalan menuju lokasi tergolong mudah dan telah diperbaiki oleh pemerintah desa setempat. Meski begitu, wisatawan perlu berhati-hati karena kondisi jalan yang sedikit menanjak.

Dari Bundaran Masjid Al Jabbar Kalipucang, wisatawan dapat mengambil arah kanan menuju jalur Pantai Karapyak. Namun, sesampainya di pintu gerbang tiket, wisatawan cukup melaju lurus tanpa perlu berbelok ke arah pantai.

Sesampainya di puncak, wisatawan akan disuguhi pemandangan dari tiga sudut pandang, yakni semenanjung pegunungan Bagolo, hamparan laut lepas hingga Nusakambangan, serta hijaunya persawahan yang masih asri.

Bukit ini menjadi titik nol kilometer Desa Bagolo dan Pangandaran. Di atas bukit tersebut, terdapat tugu "0 Km" yang dibangun oleh sejumlah komunitas.

Bukit Nanggerang Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadillah

Tokoh masyarakat Kalipucang, Romli mengatakan potensi wisata di Bagolo sangat lengkap karena memiliki perpaduan pegunungan, sungai, dan laut.

"Apalagi yang nggak ada, pesawahan juga ada, tinggal bagaimana pemerintah dapat membuka peluang wisata di sini, bukan hanya pantai saja," kata Romli kepada detikJabar, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, saat ini yang baru terekspos adalah Pantai Karapyak, padahal Bukit Nanggerang memiliki potensi besar. "Dari atas sini bisa liat panjangnya sungai Citanduy, hamparan laut samudera, deretan pantai Pangandaran, pulau Nusakambangan. Cocok buat camping," katanya.

Ia berharap banyaknya potensi daerah yang belum terekspos dapat menjadi peluang wisata alternatif. "Jadi tidak Pangandaran senteral," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pangandaran Dadan Sugistha mengakui wilayah Kalipucang memiliki banyak potensi. Saat ini, objek wisata yang dikelola Pemda baru sebatas Pantai Karapyak.

"Kalau desanya, desa Bagolo itu sudah masuk daftar Desa Wisata, maka sedang kami monitor untuk daerahnya. Jadi kalo untuk promosi Kalipucang menjadi lokasi event untuk berbagai komunitas," ucapnya.

Untuk menikmati Bukit Nanggerang, wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir dan kebersihan sebesar Rp 2.000 per motor.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork