Pangandaran dikenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit berkat pantainya yang menawan. Namun, daya tarik Pangandaran bukan sebatas hanya hamparan pasir dan deburan ombak saja, daerah ini juga memiliki sungai berair jernih, tebing batu kapur, hingga kawasan wisata bahari yang menawarkan pengalaman berbeda.
Wisatawan bisa memilih kegiatan sesuai selera, mulai dari bersantai di pantai, menyusuri sungai dengan perahu, mencoba body rafting, hingga menikmati petualangan menggunakan ban karet. Berikut lima destinasi wisata air di Pangandaran yang bisa masuk daftar liburan detikers.
1. Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran menjadi ikon wisata utama yang wajib masuk daftar kunjungan, salah satu daya tariknya adalah pengunjung bisa menikmati matahari terbit (sunrise) di Pantai Timur dan matahari terbenam (sunset) di Pantai Barat dalam satu kawasan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain hamparan pasir yang luas, kawasan ini juga memiliki area cagar alam dengan beragam flora dan fauna. Pengunjung dapat menikmati suasana pantai sekaligus menjelajahi kawasan alam di sekitarnya.
Suasana di Pantai Pangandaran. Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar |
Fasilitas di Pantai Pangandaran terbilang lengkap, mulai dari hotel, homestay, restoran seafood, pusat oleh-oleh, penyewaan sepeda dan ATV, perahu wisata, hingga aktivitas olahraga air seperti banana boat.
Pantai Pangandaran berlokasi di Desa Pangandaran dan Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.
Tiket masuk ke pantai yang buka 24 jam ini mulai Rp20.000 perorangan, sementara tarif paket kendaraan berkisar Rp60.000 untuk mobil kecil hingga Rp515.000 untuk bus besar.
Wisatawan menikmati pemandangan alam menggunakan perahu di Wisata Alam Green Canyon, Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026). Pemerintah Kabupaten Pangandaran memproyeksikan destinasi wisata alam Green Canyon menjadi proyek percontohan destinasi wisata dunia yang dinilai dari daya tarik alam yang kompetitif untuk bersaing di level internasional. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj. Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI |
2. Green Canyon (Cukang Taneuh)
Green Canyon atau Cukang Taneuh menawarkan pengalaman menjelajahi sungai dengan pemandangan tebing batu kapur yang menjulang, aliran airnya dikenal berwarna hijau zamrud, berpadu dengan suasana alami yang terbentuk di antara dinding-dinding batu.
Salah satu daya tariknya adalah rembesan air dari tebing dan kawasan gua yang kerap digambarkan sebagai fenomena hujan abadi, pemandangan tersebut membuat Green Canyon menjadi pilihan bagi pencinta wisata alam dan petualangan.
Wisatawan dapat menyusuri sungai menggunakan perahu kayu atau mencoba body rafting, tersedia juga perlengkapan keselamatan serta pemandu lokal. Lokasinya berada di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
Jam operasional: Senin-Kamis pukul 08.00-16.00 WIB, Jumat pukul 13.00-16.00 WIB, serta Sabtu-Minggu pukul 07.30-16.00 WIB.
Tiket masuknya hanya sekitar Rp10.000 saja, namun tarif sewa perahu wisata berkisar Rp200.000-Rp225.000 dengan kapasitas maksimal 6 orang, sedangkan tarif paket body rafting sekitar Rp180.000-Rp320.000 per orang.
3. Citumang (Green Valley)
Citumang atau Green Valley cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati kejernihan sungai sekaligus mencoba aktivitas menantang, sungai ini memiliki air berwarna biru toska yang mengalir di tengah rimbunnya pepohonan, dengan sumber air yang berasal dari kawasan gua bawah tanah.
Aktivitas yang cukup populer di Citumang adalah body rafting, termasuk melompat dari tebing batu setinggi sekitar 7 meter pada titik yang disediakan. Wisatawan tetap perlu mengikuti arahan pemandu dan memperhatikan kondisi sungai sebelum mencoba aktivitas tersebut.
Citumang Pangandaran. Foto: Aldi Nur Fadillah |
Citumang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, dan buka setiap hari pukul 07.30-16.30 WIB.
Tarif tiket masuk kawasan sekitar Rp20.000-Rp25.000, sedangkan untuk paket body rafting lengkap berkisar Rp69.000-Rp130.000 per orang.
4. Santirah River Tubing
Santirah River Tubing menawarkan petualangan menyusuri sungai sepanjang sekitar 1,5 kilometer menggunakan ban karet individu, aktivitas ini memungkinkan pengunjung menikmati aliran sungai sambil melewati bebatuan, lorong gua alami, dan air terjun di sepanjang jalur.
Beberapa bagian rute memiliki lorong gua dengan suasana gelap dan aliran air yang relatif tenang, perpaduan petualangan air dan pemandangan alam ini menjadikan Santirah pilihan menarik untuk liburan bersama teman atau keluarga.
Santirah, salah satu lokasi bodyrafting di Pangandaran. Foto: Tya Eka Yulianti |
Paket wisata umumnya dilengkapi ban khusus, helm, jaket pelampung, serta pemandu yang mendampingi peserta, tersedia pula jasa dokumentasi dan pilihan paket makan siang dengan menu lokal.
Lokasinya berada di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, buka setiap hari pukul 07.00-16.00 WIB. Untuk paket river tubing tarifnya berkisar Rp100.000-Rp125.000 per orang, dengan ketentuan minimal kuota kelompok.
5. Batu Lumpang Garden
Batu Lumpang Garden yang dikenal pula dengan sebutan Grand Cliff Pangandaran, menawarkan suasana wisata air dengan lanskap tebing karst yang megah. Berbeda dari aktivitas menyusuri sungai berarus deras, kawasan ini juga menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati aliran sungai dengan lebih santai.
Salah satunya adalah mendayung kano atau kayak sambil melihat tebing batu kapur di sepanjang sungai, aktivitas ini memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan alam tanpa harus mengikuti pengarungan dari hulu ke hilir.
Susur sungai dan gua Batu Lumpang Pangandaran Foto: Faizal Amiruddin/detikcom |
Lokasinya berada di Dusun Dukuh 1, Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, dan buka setiap hari pukul 07.00-16.00 WIB.
Tiket masuk area mulai Rp10.000-Rp15.000, sedangkan paket aktivitas mendayung kano atau susur sungai berkisar Rp90.000-Rp130.000 per orang.
Itulah lima destinasi wisata air di Pangandaran yang bisa dikunjungi selain menikmati pantai. Sebelum berangkat, detikers sebaiknya mengecek kembali tarif, jam operasional, serta kondisi cuaca dan debit sungai kepada pengelola agar perjalanan tetap aman dan nyaman.





