Suasana ruang tunggu Stasiun Kereta Cepat Whoosh Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, mendadak terasa berbeda pada Rabu (19/8/2026). Di tengah hiruk-pikuk penumpang yang menanti jadwal keberangkatan, perhatian seketika tertuju pada sosok lima gadis belia yang tampil memesona.
Mengenakan busana Tari Merak lengkap dengan riasan wajah yang apik, para penari ini menebar senyum ramah kepada setiap pasang mata yang memandang. Gerakan mereka begitu anggun, dipermanis dengan hiasan apok atau kacih serta sayap bermotif bulu merak yang sesekali mengembang indah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alunan musik tradisional Tanah Pasundan yang mengalun harmonis seolah menyatu dengan setiap gerak gemulai yang mereka bawakan. Tak pelak, para penumpang pun spontan merogoh saku, mengangkat ponsel mereka untuk mengabadikan momen kelestarian budaya nusantara tersebut dalam bidikan lensa.
Pertunjukan seni ini digelar bukan tanpa alasan. Kehadirannya merupakan bagian dari kemeriahan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperingati hari jadi Jawa Barat. Selain sebagai bentuk apresiasi bagi para pengguna jasa, langkah ini menjadi upaya nyata dalam memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan melalui sentuhan seni dan budaya lokal.
"Jadi kami berikan suguhan yang berbeda, dalam rangka HUT RI dan Jawa Barat. Tadi ada tari merak di Stasiun Whoosh, lalu di dalam kereta dari Stasiun Halim menuju Padalarang," kata Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti saat ditemui.
Kemeriahan tidak hanya berhenti di area stasiun. Para penari yang didampingi mojang jajaka juga menyambut hangat kedatangan penumpang di peron. Bahkan, nuansa budaya Jawa Barat dibawa langsung ke dalam gerbong Whoosh yang melaju dari Halim menuju Padalarang melalui pertunjukan Tari Topeng yang memukau.
"Pertunjukan Tari Topeng juga menjadi bagian dari upaya KCIC menyambut masyarakat yang akan berkunjung ke Jawa Barat, sehingga suasana khas daerah sudah dapat dirasakan sejak dalam perjalanan menuju Jawa Barat," kata Emir.
Jawa Barat memang memegang peranan krusial dalam operasional Whoosh. Dari empat stasiun yang ada, tiga di antaranya yakni Padalarang, Tegalluar Summarecon, dan Karawang berada di wilayah Bumi Pasundan. Hal ini menegaskan posisi strategis Jawa Barat dalam mendukung denyut mobilitas masyarakat.
"Mobilitas penumpang Whoosh juga memang besar di Jawa Barat. Hal itu menunjukkan besarnya peran Whoosh dalam mendukung konektivitas masyarakat dari dan menuju Jawa Barat," kata Emir.
(dir/dir)
