Kabar Internasional

Negara Ini Tak Punya Kebun Binatang, Satwa Dibiarkan di Alam

Bonauli - detikJabar
Minggu, 16 Agu 2026 21:30 WIB
Jembatan buaya kosta rika Foto: (EZEQUIEL BECERRA/AFP/Getty Images/CNN Travel)
Jakarta -

Kebun binatang menjadi salah satu atraksi wisata yang mudah ditemukan di berbagai negara. Namun, Kosta Rika memilih jalan berbeda. Negara di Amerika Tengah itu menutup seluruh kebun binatang publiknya sebagai bagian dari komitmen terhadap perlindungan satwa liar.

Kosta Rika memang dikenal sebagai salah satu tujuan ekowisata dunia. Negara tersebut menempatkan kelestarian alam sebagai bagian penting dalam pengembangan pariwisatanya.

Dilansir dari detikTravel, Pemerintah Kosta Rika membutuhkan waktu sekitar 11 tahun untuk menyelesaikan proses hukum terkait aturan yang melarang pemeliharaan satwa liar dalam kandang.

Aturan tersebut disahkan pada 2013. Namun, penutupan dua kebun binatang publik tidak langsung terlaksana karena berbagai gugatan dan banding terkait konsesi pengelolaannya.

Kementerian Lingkungan dan Energi Kosta Rika (Minae) akhirnya menyatakan pada 2024 bahwa pemerintah tidak lagi memperpanjang kontrak kedua kebun binatang tersebut.

Dua fasilitas yang ditutup adalah Kebun Binatang Simón Bolívar di pusat San José dan Pusat Konservasi San Ana.

Kebun Binatang Simón Bolívar diketahui memiliki 374 hewan dari 56 spesies. Sementara Pusat Konservasi San Ana menampung 26 hewan dari tujuh spesies.

Satwa Tak Lagi Dipamerkan

Penutupan kebun binatang bukan berarti satwa-satwa tersebut dibiarkan begitu saja. Sekitar 400 hewan yang sebelumnya berada di bawah perawatan yayasan pengelola akan diambil alih pemerintah.

Satwa-satwa tersebut kemudian dipindahkan ke pusat penyelamatan, rehabilitasi, dan suaka margasatwa khusus.

Hewan yang masih memiliki naluri liar, sehat, dan dinilai mampu bertahan hidup di alam akan menjalani proses rehabilitasi. Setelah dinyatakan siap, mereka akan dilepasliarkan kembali.

Sementara itu, satwa yang sudah terlalu tua, mengalami cedera permanen, atau terlalu terbiasa hidup bersama manusia tidak akan dilepas ke alam. Mereka akan dirawat seumur hidup di suaka yang memberikan perlindungan.

Satwa-satwa tersebut juga tidak akan kembali ditempatkan dalam kandang untuk dipamerkan secara komersial.

Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kosta Rika untuk mengubah cara masyarakat menikmati satwa liar. Alih-alih melihat hewan dalam kandang, wisatawan didorong untuk menikmati satwa di habitat alaminya.




(bnl/dir)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork