Momen libur Idulfitri 1447 Hijriah benar-benar dimanfaatkan orang-orang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Seperti terlihat di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Sejak hari H Idulfitri, Sabtu (21/3/2026) hingga H+2, Senin (23/3/2026), wisatawan terus berdatangan ke Lembang. Tak cuma dari Bandung Raya saja, banyak juga wisatawan dari daerah lain terutama Jakarta dan sekitarnya.
Salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi pelancong yakni The Great Asia Africa. Destinasi yang menawarkan wisata budaya negara-negara di benua Asia dan Afrika, sesuai dengan nama objek wisatanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengunjung bisa menikmati nuansa negara seperti Korea Selatan, India, Jepang, Cina, dan negara-negara di Afrika. Di situ, pengunjung juga bisa menjajal wahana seperti Skyride, kereta danau, Tembok Cina, hingga African Pavillion.
Konsep bangunan yang mengadopsi suasana pedesaan khas pedalaman Afrika menjadi daya tarik tersendiri yang wajib diabadikan melalui mata lensa kamera. Ornamen khas pedesaan Afrika seperti rumah penduduk dari tanah liat dengan atap jerami bakal menambah estetika kala wisatawan berswafoto di African Pavillion tersebut.
"Memang sengaja liburan ke Lembang, ajak anak mumpung libur. Hari ini baru datang, kemarin ke Ciwidey dulu sekarang mau keliling di Lembang terus pulang ke Karawang," kata Meri, wisatawan asal Karawang saat ditemui, Senin (23/2/2026).
Meri datang bersama suami dan anaknya. Ia menjajal dulu The Great Asia Africa, kemudian akan berkeliling ke destinasi lain di Lembang. Lembang menjadi langganan liburan keluarganya karena pilihan destinasi yang beragam.
"Kalau dibandingkan dengan Ciwidey, ya lebih banyak pilihan wisata di Lembang. Di sini kulinernya juga beragam, suasana sejuk. Kalau macet ya namanya lagi momen liburan, dinikmati saja," kata Meri.
Public Relation The Great Asia Africa (TGAA) Lembang, Intania Setiati mengatakan pada H+2 Lebaran kali ini terjadi peningkatan kunjungan wisatawan sampai 30 persen dibanding momen libur akhir pekan.
"Kalau dibanding hari-hari sebelumnya, apalagi selama Ramadan kemarin peningkatan sampai 30 persen. Rata-rata ya 2 ribu pengunjung sehari," ujar Intania.
Namun jika dibandingkan dengan momen libur Idulfitri tahun-tahun sebelumnya, pada libur kali ini jumlah kunjungan masih lebih rendah. Ia menyebut salah satu faktornya yakni waktu libur yang cenderung singkat.
"Kalau sama tahun lalu, masih lebih rendah ya. Mungkin karena liburnya lebih pendek, besok terus Rabu aja kan sudah banyak yang mulai kerja lagi," kata Intania.
(dir/dir)
