Kisah Perseteruan Dua Raja di Balik Terbentuknya Desa Kasmaran Indramayu

Kisah Perseteruan Dua Raja di Balik Terbentuknya Desa Kasmaran Indramayu

Sudedi Rasmadi - detikJabar
Sabtu, 24 Sep 2022 09:01 WIB
Desa Kasmaran, Indramayu.
Desa Kasmaran, Indramayu (Foto: Sudedi Rasmadi/detikJabar).
Indramayu -

Penamaan sebuah desa biasanya diambil dari kisah dan cerita dalam pembentukan wilayah tersebut. Hal itu juga konon terjadi pada satu desa yang cukup unik, yaitu Desa Kasmaran yang berada di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Konon, Desa Kasmaran ini kental dengan sejarah perseteruan antara Pangeran Darma dan Raja Sumedang Larang. Beberapa sumber menyebutkan peristiwa itu terjadi sekitar abad ke-16 Masehi.

Meski tidak mengetahui secara pasti, namun warga setempat mengaku sangat lumrah akan cerita tersebut. Konon diceritakan, Pangeran Darma menewaskan putra mahkota kerajaan Sumedang Larang dalam laga.


Kaur Pemerintahan Desa Kasmaran Wartana menceritakan bahwa kerajaan Sumedang Larang meminta ganti rugi berupa wilayah kekuasaan (Tanah Lea atau Lelea Indramayu) kepada kerajaan Cirebon atas meninggalnya putra mahkota. Hal itu disepakati untuk mengurangi ketegangan antar dua belah pihak.

"Pastinya sih tidak tau, tapi denger-denger Pangeran Darma itu menyipat (menyamar) jadi wanita cantik untuk memikat Raja Sumedang Larang," kata Wartana.

Kabar kecantikan wanita (samaran Pangeran Darma) terdengar hingga kediaman Raja. Bahkan, Raja Sumedang Larang terpikat dan hendak menikahi wanita cantik tersebut yang tak lain merupakan Pangeran Darma.

"Ada yang menyebut, kata Kasmaran ini berasal dari peristiwa terpikatnya Raja Sumedang Larang terhadap wanita samaran dari Pangeran Darma itu, istilahnya lagi kasmaran," Kata Wartana saat menjelaskan asal usul Desa Kasmaran.

Wartana melanjutkan, wanita cantik itu sepakat menikah dengan Raja. Namun, ia meminta agar Raja menyarahkan tanah wilayah Lelea sebagai maharnya.

"Nah, pas patok sudah ditandatangani lah, Pangeran Darma kabur dan nyebrangi SungaiCipelang. Saat itu, Pangeran Darma kembali berubah wujud menjadi lelaki sejati dan disaksikan sang Raja. Istilahnya Kesamaran," jelas Wartana saat menyebut versi lain asal usul nama desa Kasmaran.