Cerita Bili Tempuh Karawang-Subang 12 Jam Demi Berendam di Ciater

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Rabu, 04 Mei 2022 21:14 WIB
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Ciater menuju Bandung yang mengalami kepadatan hingga Rabu (4/5/2022) malam.
Kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Ciater menuju Bandung yang mengalami kepadatan hingga Rabu (4/5/2022) malam. (Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar)
Subang -

Arus lalu lintas menuju wilayah Ciater Subang maupun ke Bandung terus mengalami kepadatan kendaraan hingga Rabu (4/5/2022) malam. Hal tersebut karena antusiasme masyarakat yang ingin berwisata di wilayah Ciater cukup tinggi.

Salah seorang wisatawan asal Karawang, Bili (40) mengatakan, ia hendak berwisata ke pemandian Sariater bersama dengan keluarganya rela bermacet-macetan dari siang hari sampai malam.

"Saya dari Karawang rencana mau wisata ke Sariater, tadi sepanjang perjalanan menuju tempat lokasi wisata lumayan macet tadi lewat Wanayasa Purwakarta," ujar Bili kepada wartawan saat sedang beristirahat di Jalan Raya Ciater Subang.


Menurutnya, ia berangkat bersama keluarganya sejak pukul 07.00 WIB pagi dan memakan waktu 12 Jam lamanya dari Karawang menuju Ciater Subang. Bahkan, hingga saat ini ia bersama keluarganya belum sampai tujuan karena terjebak macet.

"Ya kurang lebih segitu (12 jam) dari Karawang mau ke Ciater ini. Ya habis gimana jalannya juga macet mau enggak mau terima aja," katanya.

Sementara itu, Kapolres Subang, AKBP Sumarni mengungkapkan, untuk di wilayah Selatan Subang ini seperti Ciater menjadi salah satu objek wisata favorit bagi keluarga yang hendak berlibur. Maka dari itu, akibat membludaknya masyarakat membuat kondisi arus lalu lintas mengalami kepadatan.

"Kondisi arus lalu lintas di jalur Selatan Subang ini memang ramai dikunjungi wisatawan. Memang di Subang ini ada spot-spot wisata menarik banyak yang menarik masyarakat," ucap Sumarni di wilayah Ciater Subang.

Untuk melerai kemacetan di sepanjang jalur wisata di Kabupaten Subang ini, Lanjut Sumarni, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas demi menjaga laju kendaraan tetap berjalan dan tidak tersendat.

"Untuk melerai kemacetan kita lakukan beberapa rekayasa, sehingga para pengendara tidak langsung memutarbalikan kendaraan dan harus melewati Ciater High n Resort (CHR)," ungkapnya.

Sementara itu, pantauan detikJabar di wilayah Ciater pada malam hari kepadatan arus lalu lintas masih terjadi hingga saat ini, para wisatawan terus memasuki wilayah objek wisata salah satunya objek wisata pemandian air panas Sari Ater.

(bbn/yum)