Polisi Minta Oknum Jakmania Penyerang Persib U-18 Serahkan Diri

Bima Bagaskara - detikJabar
Jumat, 16 Okt 2026 14:00 WIB
Bus Persib U-18 diserang. (Foto: Dok. Tangkapan layar)
Bandung -

Polresta Batang mengimbau oknum suporter Persija Jakarta yang diduga terlibat dalam penyerangan rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360, Jawa Tengah, untuk segera menyerahkan diri. Polisi juga meminta Bobotoh tidak terprovokasi dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

Kanit 3 Satreskrim Polresta Batang, IPDA Pipin Setyo Utomo meminta suporter Persija atau Jakmania yang diduga terlibat dalam insiden tersebut untuk datang langsung ke Polresta Batang atau menghubungi pihak kepolisian.

"Kami memohon atau menghimbau supaya tetap tenang, serahkan kepada kami dari pihak kepolisian Polresta Batang untuk dapat mengusut tuntas perkara ini dan untuk menemukan pelaku-pelaku yang lain," kata Pipin dalam keterangan video yang disampaikan manajemen Persib Bandung, Kamis (15/10/2026) malam.

"Dan untuk suporter dari Persija atau Jakmania yang terduga melakukan tindakan, kami himbau untuk menyerahkan diri ke Polresta Batang atau menghubungi pihak kami sehingga akan lebih membuat dunia sepak bola ini lebih damai," sambung Pipin.

Insiden kekerasan tersebut terjadi pada Minggu, 11 Oktober 2026. Rombongan Persib U-18 diserang oleh oknum suporter saat berada di Rest Area KM 360, Batang. Akibat kejadian itu, seorang ofisial tim menjadi korban penganiayaan, barang-barang milik pemain dijarah, dan bus yang ditumpangi rombongan mengalami kerusakan.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah menangkap seorang pria berinisial BPA (33), yang diduga sebagai pelaku penyerangan bus rombongan Persib U-18. Berdasarkan informasi yang disampaikan, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan hasil positif mengonsumsi narkoba.

Persib Apresiasi Polisi, Minta Semua Pelaku Ditangkap

Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengapresiasi langkah kepolisian dalam menangani kasus penyerangan tersebut. Perwakilan manajemen Persib, Aditya Putra Herawan, menyampaikan terima kasih kepada Kapolresta Batang AKBP Warsono beserta jajarannya atas bantuan dalam penanganan insiden itu.

"Saya mewakili manajemen PT Persib Bandung Bermartabat ingin memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kapolresta Batang, AKBP Warsono, dan seluruh jajaran kepolisian Polresta Batang atas bantuannya dalam proses penanganan kasus Rest Area Batang 360," ucapnya.

"Kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuannya di mana pada saat kejadian teman-teman kepolisian berhasil membantu mengamankan dan menyelamatkan rekan-rekan adik-adik kami, EPA U-18 dan juga beberapa ofisial kami yang mengalami penganiayaan," lanjutnya.

Aditya menyebut, hingga saat ini polisi telah menetapkan dan menangkap satu tersangka terkait dugaan penganiayaan dan perusakan. Manajemen Persib berharap pengusutan tidak berhenti pada penangkapan tersebut, tetapi berlanjut hingga seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban.

"Bahwa hingga hari ini telah ditetapkan dan ditangkap satu tersangka pelaku penganiayaan dan perusakan. Dan semoga dengan adanya ditangkapnya pelaku ini dapat dibuka kembali kasusnya seterang-terangnya dan seluruh tersangka, seluruh pelaku dapat ditangkap dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku seadil-adilnya," tegas Adhitia.

Di tengah proses hukum yang berjalan, manajemen Persib juga mengajak seluruh elemen sepak bola untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan antarsuporter. Aditya berharap insiden di Batang menjadi pelajaran agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi.

"Kami juga ingin mengajak seluruh football family untuk menjadikan momen ini sebagai momen untuk kembali menyadari betapa pentingnya menjaga perdamaian dan keharmonisan di antara seluruh football family," tuturnya.

"Semoga insiden ini menjadi insiden yang terakhir, tidak ada yang lebih besar dibanding nyawa. Mari kita sama-sama menjaga perdamaian dan keselamatan seluruh football family," ujarnya.




(bba/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork