Jelang Hadapi The Cong-Viettel, Persib Digdaya Lawan Tim Asia

Jelang Hadapi The Cong-Viettel, Persib Digdaya Lawan Tim Asia

Bima Bagaskara - detikJabar
Rabu, 14 Okt 2026 10:24 WIB
Persib Bandung vs Viettel FC.
Persib Bandung Vs The Cong-Viettel FC (Foto: Olah visual menggunakan ChatGPT).
Bandung -

Persib Bandung menunjukkan taringnya saat berhadapan dengan tim-tim Asia pada musim 2026/2027. Maung Bandung tercatat menyapu bersih enam pertandingan melawan klub luar Indonesia sejak pramusim hingga kompetisi resmi.

Catatan tersebut menjadi modal penting jelang menghadapi The Cong-Viettel pada matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL 2) yang akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026) malam nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rentetan hasil positif itu memperlihatkan Persib mampu bersaing menghadapi klub dari berbagai negara. Menariknya, lima dari enam kemenangan tersebut diraih tanpa kebobolan.

Persib mulai menunjukkan dominasinya saat tampil di turnamen pramusim Piala Presiden. Ketika itu, Maung Bandung mengalahkan wakil Singapura, Tampines Rovers, dan klub Brunei Darussalam, DPMM, dengan skor identik 1-0.

ADVERTISEMENT

Performa Persib berlanjut di Dewata Challenge Series. Menghadapi Sabah FA dari Malaysia, Persib menang telak 3-0.

Memasuki kompetisi resmi, Persib kembali mencatat kemenangan ketika menjamu Manila Digger pada babak playoff ACL 2. Mereka mengamankan kemenangan tipis 1-0 untuk memastikan langkah ke fase berikutnya.

Ujian berikutnya datang pada matchday pertama Grup E ACL 2. Bertandang ke markas FC Seoul di Korea Selatan, Persib mampu mencuri kemenangan 1-0.

Terakhir, Persib memperlihatkan mentalitas pantang menyerah ketika menghadapi Port FC di Thailand dalam ajang ASEAN Club Championship. Sempat tertinggal lebih dulu, Persib bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Rentetan hasil tersebut membuat Persib menatap pertandingan melawan The Cong-Viettel dengan kepercayaan diri tinggi. Meski demikian, pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan bahwa timnya tidak memiliki persiapan khusus hanya karena menghadapi lawan dari luar Indonesia.

Menurut Tolic, hasil positif yang diraih Persib merupakan buah dari kesiapan pemain dan pendekatan tim dalam menghadapi setiap pertandingan, bukan karena adanya strategi khusus untuk menghadapi klub Asia.

"Tidak. Ini semua tentang para pemain. Kami tidak punya rencana khusus. Kami hanya memainkan setiap pertandingan. Kami sebenarnya tidak tahu kompetisi mana itu, kami hanya bersiap untuk pertandingan berikutnya, bersiap untuk pertandingan berikutnya," kata Tolic.

Pelatih asal Kroasia itu menjelaskan, fokus Persib bukan semata-mata pada perolehan poin atau posisi di klasemen. Ia lebih mengutamakan keputusan yang tepat dalam menentukan pemain berdasarkan kesiapan mereka untuk bertanding.

"Kami tidak melihat poin, kami tidak melihat tabel klasemen. Kami hanya ingin membuat keputusan yang tepat terkait pemain, siapa yang mampu bermain. Kami beradaptasi, kami melakukan apa yang kami pikir terbaik," ujarnya.

Tak Risau Taktik Persib Dibaca Lawan

Jelang duel melawan The Cong-Viettel, pelatih klub Vietnam tersebut, Velizar Popov, menyatakan telah mempelajari pola permainan Persib. Popov bahkan mengamati bagaimana Igor menerapkan skema permainan yang berbeda ketika tampil di kompetisi Asia dan kompetisi domestik.

Namun, Igor tidak terlihat risau dengan pernyataan tersebut. Ia menanggapi santai kemungkinan lawan telah mengetahui taktik Persib.

"Saya yakin jika pelatih itu tahu taktiknya, bagus untuknya. Oke. Saya tidak tahu harus bilang apa. Jika dia tahu taktik Persib, oke. Terkadang saya sendiri juga tidak tahu. Jadi jika dia tahu, itu bagus," katanya.

Igor juga tidak menyiapkan skema khusus untuk menghadapi The Cong-Viettel. Baginya, pendekatan permainan akan ditentukan oleh situasi di lapangan, termasuk ruang yang tersedia dan kelemahan lawan yang bisa dimanfaatkan.

"Kami tidak membuat kejutan. Kami hanya tahu apa yang ingin kami lakukan. Kami ingin mengeksploitasi kelemahan lawan. Jadi terkadang kami akan bermain berbeda," ucapnya.

"Kami akan mencoba mengeksploitasi kelemahan, jika ada ruang untuk bermain di belakang, kami akan bermain di belakang. Jika ada ruang untuk bermain langsung, kami akan bermain langsung. Jika tidak ada ruang untuk bermain langsung, kami akan melakukan hal lain," lanjutnya

Menurut Igor, sepak bola tidak bisa hanya dinilai berdasarkan formasi yang tercantum sebelum pertandingan. Struktur permainan bisa berubah mengikuti dinamika pertandingan dan keputusan pemain di lapangan.

"Itu tergantung pada pertandingan. Setiap pertandingan berbeda, setiap lawan berbeda, setiap taktik berbeda. Hanya ada struktur, tapi struktur saat memulai pertandingan bisa berubah, itu tidak berarti apa-apa. Jadi tidak ada taktik 4-3-3 atau 3-5-2, ini bukan taktik. Ini hanya pemain di lapangan melakukan sesuatu dari struktur tertentu," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Timnya CR7 Dihajar 4-0 oleh AL Ain di AFC Champions League"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads