Eka Ramdani Bicara soal Debut Pemain Pinjaman Persib

Eka Ramdani Bicara soal Debut Pemain Pinjaman Persib

Dadang Hermansyah - detikJabar
Selasa, 06 Okt 2026 13:30 WIB
Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani.
Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani. (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar)
Ciamis -

Dua pemain yang dipinjamkan Persib Bandung ke PSGC Ciamis akhirnya menjalani debut. Kevin dan Athaya tampil saat Laskar Singacala menghadapi Persiku Kudus pada pekan keempat Liga 2 Indonesia 2026/2027. Keduanya ikut mengantar PSGC meraih kemenangan 2-1 atas Persiku di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (3/10/2026).

Kevin mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama. Sementara Athaya baru masuk pada babak kedua. Meski baru menjalani pertandingan pertamanya bersama PSGC, keduanya dinilai mampu memberikan tambahan opsi bagi tim pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Kevin dan Athaya, PSGC sebelumnya sudah diperkuat Faris yang juga berstatus pemain pinjaman dari Persib. Faris bergabung sejak awal kompetisi dan telah mendapat menit bermain bersama Laskar Singacala.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani menyambut positif kehadiran ketiga pemain tersebut. Menurutnya, tambahan pemain regulasi membuat tim pelatih memiliki lebih banyak pilihan dalam menyusun komposisi pemain.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah dengan bergabungnya Kevin dan Athaya, kami jadi punya banyak pilihan untuk pemain regulasi. Dua pemain ini berasal dari Persib senior. Mudah-mudahan kehadiran mereka bisa menjadi motivasi sekaligus membantu mengangkat performa tim," ujar Eka, Selasa (6/10/2026).

Eka menilai kesempatan bermain tidak hanya ditentukan oleh status pemain. Kondisi dan perkembangan mereka selama menjalani latihan juga menjadi pertimbangan utama tim pelatih.

Hal itu berlaku bagi seluruh pemain PSGC. Ia mencontohkan Muhammad Bagus Cahaya yang sebelumnya terus dipantau dalam latihan hingga akhirnya dipercaya tampil dan mampu memberikan kontribusi.

"Sama halnya dengan pemain-pemain lain. Kami melihat perkembangan mereka di latihan. Ketika kami menilai sudah waktunya dimainkan, pemain tersebut harus bisa memberikan sesuatu untuk tim. Seperti Bagus Cahaya, alhamdulillah ketika diberi kesempatan dia bisa memberikan kontribusi," katanya.

Menurut Eka, para pemain PSGC harus selalu siap ketika kesempatan datang. Sebab, komposisi tim bisa berubah menyesuaikan kebutuhan pertandingan, termasuk pertimbangan regulasi pemain.

"Jadi sebenarnya tinggal menunggu waktu. Saya pikir pemain-pemain yang ada di tim ini sudah harus siap kapan pun diturunkan," tuturnya.

Kehadiran pemain regulasi juga membuat tim pelatih harus cermat dalam menentukan komposisi. Terlebih, PSGC memiliki sejumlah pilihan pemain di lini tengah dan sektor lainnya.

Eka mengatakan situasi tersebut menjadi bagian dari strategi yang harus diperhitungkan pelatih, termasuk ketika harus melakukan pergantian pemain di tengah pertandingan.

"Di gelandang itu banyak sekali pilihan pemain. Kami juga harus memikirkan regulasi. Ketika ada pergantian, pemain senior juga bisa saja harus diganti. Jadi semua pemain harus tetap siap kapan pun dimainkan oleh pelatih," katanya.

Kemenangan atas Persiku menjadi modal penting bagi PSGC untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Eka pun optimistis timnya mampu kembali meraih tiga poin.

"Seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, saya selalu optimistis. Ini masalah mentalitas. Saya pikir semua tim bisa memenangkan pertandingan dan juga bisa dikalahkan. Begitu juga dengan kami," ujar mantan pemain Persib tersebut.

(orb/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads