PSGC Ciamis masih berada di papan tengah klasemen sementara Grup A Liga 2 Indonesia 2026/2027 setelah melewati empat pertandingan. Laskar Singacala mengoleksi enam poin dari dua kemenangan dan dua kekalahan.
Raihan tersebut menempatkan PSGC di posisi keenam, sejajar dengan PSIS Semarang dan Semen Padang yang juga mengumpulkan enam poin. Sementara itu, PSMS Medan masih memimpin klasemen Grup A dengan koleksi 10 poin.
Baca juga: PSGC Ciamis Hajar Persiku Kudus 2-1 |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSGC mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 dari Persikad Depok. Pada pekan kedua, tim besutan Heri Kiswanto bangkit setelah menundukkan Sumsel United 2-0 di kandang.
Namun, PSGC kembali kehilangan poin saat takluk 0-2 dari Semen Padang pada pekan ketiga. Laskar Singacala kemudian menutup pekan keempat dengan kemenangan 2-1 atas Persiku Kudus di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (3/10/2026).
Pelatih PSGC Ciamis Heri Kiswanto mengatakan setiap pertandingan selalu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki permainan tim.
"Tentu evaluasi di setiap pertandingan, dari pertandingan ke pertandingan itu selalu kita adakan. Artinya, untuk perbaikan-perbaikan ke depan dalam menyongsong pertandingan berikutnya," kata Heri, Senin (5/10/2026).
Kemenangan atas Persiku, menurut Heri, layak diapresiasi. Pasalnya, para pemain mampu menjaga semangat juang mereka setelah menempuh perjalanan jauh dari Ciamis.
"Yang jelas anak-anak saya apresiasi. Pertandingan melawan Persiku, anak-anak sangat baik perjuangannya. Perjalanan jauh mulai dari Ciamis untuk meraih tiga poin itu akhirnya tercapai," ujarnya.
Dalam laga tersebut, dua gol PSGC dicetak pemain muda. Ghani Fathir membuka keunggulan pada menit ke-26, sebelum Muhammad Bagus Cahaya mencetak gol kemenangan pada menit ke-75 setelah Persiku sempat menyamakan kedudukan.
Heri memang mendapat tugas khusus untuk memberikan jam terbang kepada pemain muda PSGC. Dalam setiap pertandingan, dia memantau pemain-pemain regulasi agar mereka semakin matang.
"Untuk saya sendiri memang ditugasi. Jadi delapan atau sembilan pemain regulasi itu memang harus saya pantau. Mereka membutuhkan jam terbang supaya mulai matang," tutur Heri.
Dia menyebut PSGC juga terus berkomunikasi dengan PSSI dan PT LIB mengenai pengembangan pemain muda. "Insyaallah ini sudah waktunya. Alhamdulillah beberapa pemain juga sudah ditampilkan oleh para pelatih," kata Heri.
(iqk/iqk)
