Erick Thohir Cek Si Jalak Harupat Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Yuga Hassani - detikJabar
Kamis, 24 Sep 2026 12:22 WIB
Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek Stadion Si Jalak Harupat. (Foto: Yuga Hassani/detikJabar)
Bandung -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melakukan pengecekan Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Kamis (24/9/2026). Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kesiapan fasilitas stadion jelang gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.

Pantauan detikJabar di lokasi, pengecekan tersebut dilakukan secara tertutup dan para awak media tidak diperkenankan masuk ke dalam. Para awak media hanya diperkenankan untuk menunggu di area luar stadion.

Pengecekan dilakukan Erick Thohir didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto. Pemeriksaan meliputi area tribun penonton, area rumput, hingga ruang ganti pemain.

Pemeriksaan pun dilakukan terhadap fasilitas yang ada di luar stadion. Pada bagian tersebut, pengecekan dilakukan menggunakan mobil golf atau buggy dengan mengitari area luar stadion.

"Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Kapolda, Pak Bupati, dan juga perwakilan dari FIFA. Kita ingin memastikan persiapan di Stadion Si Jalak Harupat ini berjalan seperti biasa. Seperti biasa artinya sudah baik," ujar Erick, selepas pengecekan area stadion.

Ia menjelaskan pengecekan juga dilakukan pada bagian branding atau visual informasi kegiatan di stadion. Menurutnya bagian tersebut belum dilakukan pemasangan sepenuhnya.

"Makanya kita coba cek tadi branding seperti apa. Alhamdulillah, sudah mulai terpasang hampir 80 persen, tinggal di lapangan," katanya.

Menurutnya pada bagian lapangan atau rumput telah disetujui secara langsung oleh FIFA. Kemudian hasilnya adalah kondisi rumput bisa dipakai dan layak untuk digunakan gelaran tersebut.

"Kondisi kualitas lapangan juga sudah disetujui FIFA dalam kondisi yang baik dan bisa dipakai," jelasnya.

Erick mengungkapkan FIFA juga telah mempersiapkan gelaran tersebut dengan matang. Apalagi sepenuhnya anggaran tersebut berasal dari FIFA secara langsung.

"Fasilitas juga, FIFA sudah membooking banyak hotel di Bandung. Dari FIFA, uangnya bukan dari kita. Semua logistik, transportasi tim-tim yang bermain, itu semua dari FIFA. Jadi FIFA yang memberikan support kepada sepak bola Indonesia ini luar biasa," ungkapnya.

Dia menginginkan masyarakat bisa mendukung tidak hanya pertandingan sepak bola. Namun dukungan harus diberikan bagaimana penyelenggaraan event internasional tersebut bisa sukses digelar dengan aman dan nyaman.

"Ini juga upaya bagaimana pemerintah di bawah Bapak Presiden ingin punya event-event besar internasional. Salah satunya ini yang beliau dukung penuh. Ada government guarantee, beliau tanda tangan langsung, sehingga kita terpilih menjadi tuan rumah FIFA yang waktu itu ada tiga atau empat negara sebagai pesaing," kata Erick.

Dia menambahkan adanya gelaran tersebut bisa meningkatkan perekonomian di Bandung. Sehingga adanya event tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di Bandung.

"Alhamdulillah, ini juga pasti menggerakkan ekonomi dengan kehadiran banyak pihak. Bahkan tadi saya sampaikan kepada Pak Bupati, ini showcase atau pajangan yang baik bagaimana negara Indonesia dengan negara yang besar dan maju," bebernya.

Erick pun mengungkap alasan pemilihan Stadion Si Jalak Harupat menjadi venue FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion kebanggaan warga Kabupaten Bandung itu dinilai layak dibandingkan dengan stadion yang ada di wilayah lainnya.

Menurutnya Si Jalak harupat memiliki fasilitas yang baik dan sesuai standar FIFA. Stadion itu pun dinilai layak digunakan untuk ajang internasional FIFA ASEAN Cup 2026.

"(Alasan memilih SJH) Ya, kembali kita lihat persiapan kondisi daripada fasilitas yang ada. Dan itu penilainya tidak dari kami, tapi dari FIFA," ujar Erick, selepas melakukan pengecekan stadion.

Alasan lainnya adalah dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Hal tersebut mempermudah pelaksanaan pertandingan.

"Tentu dukungan dari pemerintah daerah, Bapak Bupati (Dadang Supriatna) sangat mendukung perkembangan sepak bola untuk nasional atau tidak," katanya.

Erick mengungkapkan stadion tersebut telah berstandar internasional. Stadion tersebut juga pernah menggelar ajang internasional, salah satunya Piala Dunia U-17.

"Makanya kita hadir di sini. Jadi jangan kaget kalau ada event-event internasional dibawa ke sini lagi," jelasnya.

Dia menjelaskan area stadion tersebut memiliki empat ruang ganti dalam kondisi yang baik. Oleh karena itu, pengelola stadion terus melakukan pemeliharaan dan menjaga aset milik warga Kabupaten Bandung tersebut.

"Nah, ini yang kita akan terus jaga. Bagaimana ketika pemerintah pusat atau pemerintah daerah berinvestasi di sepak bola atau di stadion ini, ya perlu ada continuity daripada programnya atau pertandingan-pertandingannya," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, Pemkab Bandung menyambut baik adanya event internasional tersebut. Apalagi stadion tersebut bisa menampung penonton hingga 27 ribu orang.

"Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menyambut baik atas kegiatan yang akan dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat," kata Dadang.

Dadang mengaku akan menginstruksikan sejumlah warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meramaikan event tersebut. Sehingga event tersebut bisa terselenggara dengan ramai dan aman.

"Dalam rangka memeriahkan nanti, kami sudah menginstruksikan kepada para ASN yang bisa hadir untuk menonton beberapa event yang terkait. Bukan hanya ASN, tapi ada Bobotoh, ada Viking, penggemar sepak bola di Kabupaten Bandung. Kita akan terus memberikan dukungan," ucap Dadang.

Dia menambahkan stadion tersebut cukup serius dalam menggelar kegiatan-kegiatan internasional. Makanya beberapa waktu lalu beberapa event internasional dan nasional kerap dilaksanakan di stadion tersebut.

"Stadion Si Jalak Harupat ini kan sering dilaksanakan kegiatan-kegiatan di tingkat nasional dan internasional. Bahkan, sejarah dunia pun pernah dilaksanakan karena Pemerintah Kabupaten Bandung-nya serius untuk dunia sepak bola," tuturnya.




(orb/orb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork