Dukungan Membara Balad Galuh Jelang PSGC Vs Semen Padang

Dadang Hermansyah - detikJabar
Kamis, 24 Sep 2026 14:00 WIB
Antrean pembelian tiket PSGC Ciamis vs Semen Padang di loket Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis. (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar)
Ciamis -

Gairah sepak bola di Tatar Galuh Ciamis terasa semakin kuat menjelang pertandingan PSGC Ciamis kontra Semen Padang. Warga dari berbagai kalangan rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan tiket untuk menyaksikan langsung laga lanjutan Liga 2 Indonesia 2026/2027 di Stadion Galuh.

Pantauan di lokasi, halaman Stadion Galuh Ciamis tampak lebih ramai dari biasanya, Kamis (24/9/2026). Antrean warga mulai terlihat sejak sekitar pukul 07.00 WIB dan masih berlangsung hingga siang.

Hari ini menjadi hari pertama penjualan tiket secara offline. Sementara tiket online sudah dibuka sehari sebelumnya dan habis terjual. Panitia pelaksana kemudian menambah sekitar 1.000 tiket untuk kembali dijual secara online.

Warga yang datang langsung ke Stadion Galuh harus menunggu giliran di tengah antrean yang cukup panjang. Mereka membawa ponsel dan sejumlah perlengkapan pribadi karena setiap pembelian tiket harus disertai Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Antusiasme itu menjadi gambaran bagaimana laga PSGC menghadapi Semen Padang mendapat perhatian besar dari masyarakat Ciamis. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu (26/9/2026).

Salah seorang warga, Abas asal Ciamis, datang bersama keluarganya. Ia membeli tiket untuk mengajak anggota keluarganya menyaksikan pertandingan secara langsung dari Stadion Galuh.

Abas optimistis PSGC mampu memberikan perlawanan dan meraih hasil positif. Namun, ia memprediksi pertandingan tidak akan mudah karena Semen Padang memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan.

"Kalau prediksi saya 2-2. Semen Padang kuat, apalagi ada pemain seperti Lilipaly," kata Abas.

Menariknya, laga menghadapi Semen Padang menjadi pengalaman pertama bagi Abas menyaksikan langsung pertandingan PSGC di Stadion Galuh.

"Saya baru pertama kali nonton langsung. Makanya sekarang sekalian mengajak keluarga," ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Idan, juga merasakan tingginya antusiasme suporter PSGC. Ia tiba sekitar pukul 10.00 WIB untuk membeli tiket secara offline. Namun, setengah jam kemudian antrean masih cukup panjang.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Ciamis cukup tinggi. Saya datang sekitar jam 10.00, sekarang sudah 10.30 masih antre karena memang banyak yang datang," tutur Idan.

Menurutnya, proses pembelian tiket yang mengharuskan calon penonton memasukkan NIK membuat antrean berjalan lebih lambat. Ia berharap proses tersebut bisa dipercepat agar penonton tidak terlalu lama menunggu.

"Mungkin prosesnya agak cukup lambat karena harus memasukkan NIK dulu. Mudah-mudahan bisa dipercepat supaya antreannya tidak terlalu banyak," katanya.

Meski harus mengantre, Idan menilai dukungan masyarakat terhadap PSGC tetap sangat positif. Ia memilih membeli tiket secara langsung karena pembelian online memiliki keterbatasan jumlah.

"Kalau sekarang saya beli offline langsung. Kalau online kan terbatas, tidak bisa beli banyak. Jadi lebih mudah langsung meskipun harus antre," ujarnya.

Soal pertandingan nanti, Idan berharap PSGC mampu memaksimalkan kekuatan yang dimiliki dan bermain dengan baik di hadapan pendukung sendiri.

"Mudah-mudahan PSGC dengan kekuatan yang ada bisa menampilkan permainan terbaik. Dari permainan yang baik, mudah-mudahan bisa mendapat hasil yang baik juga," ucapnya.

Untuk skor, Idan memprediksi PSGC bisa mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-1. Ia menyadari lawan yang dihadapi PSGC bukan tim sembarangan. Semen Padang memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang pernah bermain di Liga 1, termasuk Stefano Lilipaly dan Spaso.

"Memang tidak dipungkiri Semen Padang itu banyak pemain jebolan Liga 1. Ada Spaso atau Lilipaly. Pemain-pemain seperti itu memang harus dijaga ketat oleh para pemain PSGC," kata Idan.

Siapkan 500 Tiket untuk Suporter Tamu

Ketua Panpel PSGC Ciamis Asep Dedi mengatakan, persiapan pertandingan terus dikebut. Sejumlah evaluasi dari laga sebelumnya juga menjadi bahan perbaikan agar pertandingan berjalan lebih tertib.

"Persiapannya sudah kita upayakan maksimal. Kalau ada yang kemarin masih kurang, kita tindak lanjuti hari ini," kata Asep Dedi di Stadion Galuh, Kamis (24/9/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kedatangan suporter tim tamu. Panpel PSGC menyiapkan kuota sebanyak 500 tiket untuk suporter Semen Padang.

"Kita memberikan untuk suporter away itu 500. Tempatnya di sebelah kanan VIP kalau kita menghadap ke timur," ujarnya.

Asep menjelaskan, tiket untuk suporter away tidak dijual melalui sistem online seperti tiket untuk penonton umum. Panpel membantu proses koordinasi dan penyediaannya bersama perwakilan suporter Semen Padang.

"Yang away tidak membeli online. Jadi kita dari Panpel yang membantu kepada mereka. Kemarin sudah ada koordinasi, tetapi sampai hari ini mereka belum menindaklanjuti lagi," jelasnya.

Sementara untuk tiket penonton secara keseluruhan, jumlah yang disediakan Panpel disebut tidak jauh berbeda dengan pertandingan sebelumnya sekitar 10 ribu. Harga tiket, Timur Rp 50 ribu, Utara dan Selatan Rp 25 ribu, sedangkan VIP Rp 125 ribu.

"Kalau tiket, mungkin sama dengan kemarin, sama dengan match kemarin," kata Asep.

Tingginya antusiasme warga Ciamis juga membuat Panpel kembali menambah tiket online. Tambahan tiket tersebut dilakukan untuk mengakomodasi masyarakat yang masih ingin menyaksikan langsung duel PSGC kontra Semen Padang.

"Kita tadi pagi sebenarnya sudah menambah lagi online. Kami mengucapkan terima kasih kepada pendukung PSGC yang sudah datang. H-2 ini sudah banyak yang datang, baik yang online maupun offline. Atas nama panitia dan Panpel, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung dan pecinta PSGC," sambungnya.

Dengan potensi tingginya jumlah penonton, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Panpel bersama kepolisian akan melakukan rapat koordinasi pengamanan atau Rakorpam di Polres Ciamis.

"Hari ini kita Rakorpam di Polres untuk mengantisipasi keamanan pertandingan yang akan kita gelar hari Sabtu," ujarnya.

Selain keamanan, akses masuk stadion juga mendapat evaluasi. Panpel sebelumnya menerima sejumlah masukan agar pintu stadion dibuka lebih awal sehingga penonton tidak menumpuk menjelang kick-off.

Asep mengatakan masukan tersebut akan ditindaklanjuti. Panpel juga menambah akses masuk di sisi utara Stadion Galuh.

"Semua masukan dan saran sudah siap kita tindak lanjuti," katanya.

Menurut Asep, pada pertandingan sebelumnya pintu stadion dibuka sekitar satu jam sebelum pertandingan. Untuk laga melawan Semen Padang, Panpel menyiapkan tambahan pintu agar arus penonton bisa lebih cepat.

"Kemarin kita coba buka jam 14.30. Sekarang kita tambah pintu yang di utara, yang dekat tempat penukaran tiket. Nanti kita pasang barikade, sehingga yang masuk ke timur, kemarin satu pintu sekarang bisa dua," jelasnya.

Panpel juga tengah mengupayakan penambahan akses yang nantinya dapat digunakan sebagai jalur alternatif bagi penonton di Tribun Utara.

"Rencananya kita mau bikin, masih dikerjakan. Mudah-mudahan selesai besok. Kalau tidak selesai, tetap pintu yang sudah ada kita maksimalkan. Jadi suporter Tribun Utara minimal bisa masuk melalui dua pintu," ucap Asep.

Panpel kembali mengingatkan penonton untuk mematuhi aturan selama berada di area stadion. Larangan membawa barang-barang tertentu juga sudah dipasang di setiap pintu masuk.

"Kita sudah pasang di setiap gate. Pasti sudah ada imbauannya," pungkasnya.




(yum/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork