Persikotas Tasikmalaya Resmi Bermarkas di Stadion Galuh Ciamis

Persikotas Tasikmalaya Resmi Bermarkas di Stadion Galuh Ciamis

Dadang Hermansyah - detikJabar
Minggu, 20 Sep 2026 17:23 WIB
Penampakan Stadion Galuh Ciamis
Stadion Galuh Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar).
Ciamis -

Persikotas Tasikmalaya Nusantara FC resmi menjadikan Stadion Galuh Ciamis sebagai homebase untuk mengarungi kompetisi Liga 3 musim 2026/2027.

Kepastian itu muncul setelah manajemen Persikotas bertemu dengan jajaran manajemen PSGC Ciamis di Stadion Galuh, Kabupaten Ciamis, Minggu (20/9/2026) sore. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi awal kerja sama antara dua klub yang berasal dari wilayah bertetangga di Priangan Timur. Langkah kolaborasi ini dimotori Penasihat Persikotas Undang Sudrajat.

CEO Persikotas Kota Tasikmalaya H Ecep Suwardaniyasa menyampaikan apresiasinya kepada CEO PSGC Ciamis sekaligus Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang telah menerima Persikotas untuk menggunakan Stadion Galuh sebagai kandang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemanfaatan infrastruktur secara bersama ini menjadi bukti nyata kesolidan antarwilayah tetangga. Berbagi kandang di Stadion Galuh tidak hanya mendukung efisiensi dan kelayakan standar stadion untuk ajang nasional, tetapi juga mempererat silaturahmi serta persatuan antara tim pendukung Laskar Singacala dan Laskar Wiradadaha dalam mengawal kejayaan sepak bola Priangan Timur.

"Pertama, tentu kami mengucapkan terima kasih kepada CEO PSGC yang juga Bupati Ciamis, Pak Herdiat, atas penerimaannya yang sangat baik. Ini menjadi awal yang bagus untuk kolaborasi dan masa depan sepak bola Priangan Timur," kata Ecep.

ADVERTISEMENT

Menurut Ecep, kerja sama tersebut tidak sebatas soal penggunaan Stadion Galuh sebagai homebase Persikotas. Ada sejumlah hal yang ingin dikembangkan bersama, mulai dari pembinaan pemain hingga potensi sport tourism di wilayah Priangan Timur.

"Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Ciamis dan para suporter Laskar Singacala. Ini menjadi penanda hubungan baik ke depan antara Singacala dengan Wiradadaha," ujarnya.

Ia menyebut Persikotas dan PSGC memiliki posisi strategis dalam perkembangan sepak bola di Priangan Timur. PSGC saat ini berkompetisi di Liga 2, sementara Persikotas akan berlaga di Liga 3.

Karena itu, menurut Ecep, peluang kolaborasi kedua klub cukup terbuka, terutama dalam pengembangan pemain-pemain muda.

"Kerja sama ini bukan hanya strategis untuk pelaksanaan Liga 3, tetapi juga dalam hal pembinaan dan membangun potensi sport tourism. Termasuk bagaimana pemain-pemain muda bisa dikolaborasikan di dua klub yang menjadi motor penggerak sepak bola di Priangan Timur," katanya.

Ecep berharap kerja sama tersebut menjadi langkah positif bagi perkembangan sepak bola di kawasan Priangan Timur. Edukasi suporter dan deklarasi damai menjadi bagian penting dalam kolaborasi ini. Kampanye bersama akan melibatkan pendukung Laskar Singacala dan Laskar Wiradadaha untuk menjaga sportivitas, menghapus stigma rivalitas yang destruktif, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarsuporter.

Selain itu, PSGC Ciamis dan Persikotas Tasikmalaya juga membuka peluang pemasaran dan kemitraan komersial bersama. Paket kolaborasi media dan merchandising diharapkan dapat menarik minat sponsor regional maupun nasional sekaligus memperkuat basis finansial kedua klub.

Sinergi ini menunjukkan bahwa perbedaan wilayah administratif bukan menjadi penghalang untuk saling menguatkan. Dengan visi yang sama, PSGC Ciamis dan Persikotas Tasikmalaya dapat bersama-sama mendorong perkembangan, prestasi, serta mengangkat sepak bola Priangan Timur ke panggung nasional.

"Sekarang Priangan Timur punya PSGC Ciamis yang bermain di Liga 2 dan Persikotas Tasikmalaya di Liga 3. Ini luar biasa dan mudah-mudahan bisa menjadi motor penggerak sepak bola di Priangan Timur," tuturnya.

Sementara itu, CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya menyambut baik kerja sama dengan Persikotas. Ia mengatakan pembicaraan kedua klub mencakup sejumlah hal, termasuk pembinaan atlet dan penggunaan Stadion Galuh sebagai homebase.

"Alhamdulillah, kami baru selesai melakukan pembicaraan dengan CEO Persikotas, Kang Ecep. Intinya adalah kerja sama, baik dari sisi pembinaan atlet maupun home base," kata Herdiat.

Menurut Herdiat, Stadion Galuh saat ini dinilai layak digunakan untuk menggelar pertandingan kompetisi Liga 2 maupun Liga 3. Karena itu, ia berharap keberadaan Persikotas di Ciamis bisa membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Home base kita di Stadion Galuh alhamdulillah sudah dipandang layak untuk menggelar kompetisi, baik Liga 3 maupun Liga 2. Intinya kerja sama, menyatukan Laskar Singacala dengan Laskar Wiradadaha," ujarnya.

Herdiat menilai kedekatan wilayah Ciamis dan Tasikmalaya menjadi salah satu alasan kuat untuk membangun kolaborasi tersebut. Ia tidak melihat kerja sama ini semata-mata dari sisi keuntungan klub.

"Kan kita masih satu wilayah, satu daerah. Kita tidak melihat untung ruginya saja, tetapi multiplier effect-nya," katanya.

Dengan Persikotas menjalani pertandingan kandang di Stadion Galuh, Herdiat berharap aktivitas tersebut ikut menggerakkan perekonomian masyarakat Ciamis. Kehadiran tim, pemain, ofisial dan suporter diyakini bisa memberikan dampak bagi berbagai sektor usaha.

"Dengan adanya keramaian dan kegiatan di Ciamis, insyaallah bisa meningkatkan UMKM, perhotelan dan sektor lainnya. Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat semuanya," tutur Herdiat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ditangkap! Ini Tampang 3 Pelaku Pencurian Kabel Tower di Ciamis"
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads