58.961 Suporter Persija Bikin Persib Sulit Bermain Lepas di GBK

58.961 Suporter Persija Bikin Persib Sulit Bermain Lepas di GBK

Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 13 Sep 2026 12:30 WIB
Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persib Bandung dalam laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).Duel dua rival besar sepak bola Indonesia itu berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Persija tampil di hadapan ribuan The Jakmania yang memadati tribun SUGBK.
Ribuan suporter memadati GBK saat Persija menjamu Persib Bandung (Foto: Gilang Faturahman/detikfoto).
Bandung -

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, benar-benar menjadi lautan oranye saat Persija Jakarta menjamu Persib Bandung, Sabtu (12/9/2026) sore.

Sebanyak 58.961 suporter tuan rumah tercatat menyaksikan langsung laga klasik tersebut. Nyanyian dan sorakan yang menggema dari tribun menciptakan atmosfer luar biasa sepanjang pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tekanan tanpa henti dari suporter tuan rumah berhasil membuat Persib gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Maung Bandung akhirnya harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 1-2.

Persib memang mampu bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81. Namun, permainan Persib secara keseluruhan belum mampu berkembang seperti yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai atmosfer stadion yang penuh tidak seharusnya menjadi alasan bagi timnya untuk tampil buruk. Menurutnya, Persib sudah terbiasa bermain dalam tekanan.

"Stadion yang penuh di Jakarta seharusnya menjadi inspirasi untuk bermain. Saya rasa hal itu sama sekali bukan masalah. Kami sudah terbiasa bermain di bawah tekanan. Kualitas lapangan juga bagus, jadi kami memiliki segala kesempatan untuk memainkan bola," kata Igor.

"Kami harus menganalisis babak pertama, mengapa kami tidak bisa melakukannya," sambungnya.

Igor justru melihat perbedaan besar dalam permainan Persib setelah turun minum. Ketika para pemain mulai berani mengambil inisiatif hingga melakukan pressing, organisasi permainan Maung Bandung mulai terlihat.

"Namun di babak kedua, ketika kami menunjukkan tekad, keberanian, organisasi permainan, dan memperlihatkan apa yang sebenarnya ingin kami mainkan, itu membuktikan bahwa kami mampu mendatangkan banyak masalah bagi Persija, bahkan di kandang mereka sendiri," ucapnya.

Bagi Igor, permainan pada babak kedua tersebut harus menjadi gambaran bagaimana Persib seharusnya tampil. "Dan itulah cara bermain yang harus kami terapkan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," ujarnya.

Meski demikian, Igor tidak menampik bahwa atmosfer SUGBK memang menghadirkan kebisingan luar biasa. Bagi dirinya dan jajaran pelatih, suara puluhan ribu suporter bukan persoalan besar. Namun, situasi berbeda dirasakan pemain yang harus berkomunikasi langsung di lapangan.

"Bagi saya pribadi, saya tidak mendengarkan suara-suara penonton, itu hanyalah kebisingan biasa. Hal itu mungkin bisa memengaruhi para pemain, tetapi bagi kami di tim pelatih, kami tetap fokus dan hanya ingin memberikan yang terbaik," jelasnya.

Igor mengakui komunikasi antarpemain menjadi lebih sulit ketika pertandingan berlangsung dalam suasana stadion yang begitu bising. Karena itu, sejak awal laga para pemain sudah diminta untuk tetap tenang, saling membantu, dan menjaga konsentrasi.

"Memang bagi pemain sedikit sulit untuk saling berkomunikasi di atas lapangan karena suasananya sangat bising. Namun kami sudah menekankan sejak awal agar percaya pada diri sendiri, berhati-hati di awal laga, fokus, saling membantu, dan kemudian mencoba berkembang menit demi menit," tutup Igor.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menyusuri JPO Gelora Bung Karno dan Menemukan Pesonanya di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik] (bba/mso)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads