Tumbang di Jakarta, Igor Tolic Soroti Celah Pertahanan Persib

Tumbang di Jakarta, Igor Tolic Soroti Celah Pertahanan Persib

Bima Bagaskara - detikJabar
Sabtu, 12 Sep 2026 21:10 WIB
Pelatih Persib Igor Tolic.
Pelatih Persib Igor Tolic. (Foto: Dok. Persib Bandung)
Bandung -

Persib Bandung harus pulang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dengan tangan hampa. Menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027, Sabtu (12/9/2026) sore, Maung Bandung kalah 1-2.

Dua gol Persija tercipta dengan pola yang nyaris sama. Macan Kemayoran memanfaatkan sisi kanan pertahanan Persib untuk mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alexander Jeremejeff lebih dulu menyambut umpan silang Denis Kolinger pada menit ke-41 untuk membawa Persija unggul 1-0. Setelah Persib menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic pada menit ke-81, pola serangan serupa kembali menghukum Maung Bandung.

Kali ini, umpan silang Stjepan Loncar dari sisi kanan disambut sundulan Ivan Mamut pada menit-menit akhir. Bola bersarang di gawang Persib dan memastikan kemenangan 2-1 untuk Persija.

ADVERTISEMENT

Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai persoalan tersebut bukan semata-mata kesalahan satu pemain. Menurutnya, ada sejumlah situasi yang gagal diantisipasi dengan baik oleh timnya.

"Saya rasa hari ini tidak ada seorang pun yang boleh merasa puas dengan penampilan siapa pun. Anda tahu, kesalahan itu bukan hanya dibuat oleh satu orang saja. Setiap pemain bisa bermain bagus, melakukan penyelamatan, saling membantu dengan cepat," kata Igor usai laga.

Igor menyebut Persija beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya. Persib memang sempat mengantisipasinya, tetapi situasi tersebut menunjukkan masih ada celah dalam permainan Maung Bandung.

"Hari ini, ada sekitar tiga kali kami tidak melakukannya. Sekitar tiga kali mereka punya peluang mencetak gol, meski kami sempat berhasil mengantisipasinya. Jadi ya, menurut saya secara keseluruhan, tidak ada hal bagus yang keluar dari permainan kami hari ini," ucapnya.

Persib memang tampil lebih baik pada babak kedua. Setelah tertinggal 0-1, Maung Bandung mampu meningkatkan tekanan dan akhirnya mencetak gol penyama kedudukan.

Igor mengakui timnya sempat membuat keputusan yang tepat dalam 30 menit awal babak kedua. Bahkan, dalam 15 menit terakhir, pertandingan berlangsung terbuka dan kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol.

"Kami memang kesulitan di sepanjang babak pertama. Di babak kedua, kami membuat keputusan yang tepat selama 30 menit. Lalu pada 15 menit terakhir permainan berjalan sangat terbuka, kami bisa saja mencetak gol tambahan, dan mereka pun bisa mencetak gol," ujarnya.

Saat skor 1-1, Persib sebenarnya berada dalam posisi untuk membawa pulang satu poin. Namun, harapan itu buyar setelah Persija mendapatkan peluang melalui serangan balik yang berujung pada gol Ivan Mamut.

"Pada akhirnya kami kurang beruntung, mereka mendapat satu serangan balik dan mencetak gol. Begitulah jalannya laga hingga berakhir 2-1. Sangat disayangkan bagi kami dan suporter kami, tetapi inilah sepak bola. Terkadang Anda menang di menit akhir, terkadang Anda kalah di menit akhir," ungkapnya.

Igor menilai bermain di hadapan puluhan ribu pendukung Persija bukan perkara mudah. Meski demikian, Persib mampu menunjukkan perlawanan dan mendominasi permainan pada fase akhir pertandingan.

"Tentu datang ke stadion ini dan mendominasi pertandingan bukanlah hal yang mudah. Namun seperti yang saya katakan, dalam 30 menit terakhir kami menunjukkan bahwa kami mampu melakukannya," tutur Igor.

Namun, satu kesalahan kecil akhirnya menjadi pembeda. Igor menyebut sapuan bola yang kurang sempurna membuat Persija mendapatkan kesempatan mengirim umpan silang sebelum Ivan Mamut mencetak gol kemenangan.

"Hanya saja pada akhirnya, ya, satu sapuan bola (clearance) yang kurang beruntung berujung pada umpan silang dan gol. Padahal sebelum momen itu, pertandingan terlihat akan berakhir imbang 1-1," pungkasnya.

(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads