Menengok Lapangan Roket yang Berkelas di Cirebon

Ony Syahroni - detikJabar
Jumat, 30 Sep 2022 08:00 WIB
Lapangan Roket di Cirebon.
Lapangan Roket di Cirebon. (Foto: Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Lapangan Sepak Bola Roket Tegalgubug menjadi salah satu venue yang digunakan dalam ajang Liga 3 Seri 2 Jawa Barat 2022. Lapangan sepak bola ini berada di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Meski lokasinya berada di tengah perkampungan, namun lapangan sepak bola ini memiliki kualitas rumput cukup baik. Lapangan ini memiliki rumput dengan pola garis-garis layaknya lapangan di Eropa.

Oleh karenanya, tidak heran jika lapangan yang menjadi homebase atau markas klub lokal desa setempat, yakni Roket FC dipilih sebagai salah satu venue dalam ajang Liga 3 Seri 2 Jawa Barat.


Kepala Dusun 1 Desa Tegalgubug, Sandi mengatakan, lapangan ini berada di atas lahan milik desa setempat. Namun untuk pengelolaan maupun perawatannya, menjadi kewenangan klub Roket FC.

"Kalau tanah memang punya desa. Tapi kalau untuk pengelolaan atau perawatan ada pengurusnya sendiri dari Roket," kata Sandi saat berbincang dengan detikJabar di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Kamis (29/9/2022).

Menurut Sandi, sebelum dijadikan sebagai salah satu venue Liga 3 Seri 2 Jawa Barat, Lapangan Roket Tegalgubug kerap dijadikan sebagai tempat digelarnya turnamen sepak bola antarkampung atau tarkam.

Meski bernama Roket Tegalgubug dan memang menjadi markas dari Roket FC, namun lapangan ini tidak hanya digunakan atau dimanfaatkan satu klub saja. Ada beberapa klub lokal asal desa setempat yang juga memanfaatkan lapangan tersebut di antaranya Teong Putra, PU dan beberapa tim lainnya.

Lapangan Roket di Cirebon.Lapangan Roket di Cirebon. Foto: Ony Syahroni/detikJabar

"Karena memang di Tegalgubug kan ada beberapa tim atau klub lokal. Mereka juga sering menggunakan lapangan tersebut, baik untuk latihan maupun menyelenggarakan pertandingan. Tapi memang untuk pengelolaannya itu kewenangan dari Roket FC," jelas Sandi.

"Jadi memang dulu itu di Desa Tegalgubug cuma ada satu tim, yaitu Roket FC. Tapi seiring berjalannya waktu, banyak lahir klub-klub baru yang juga berasal dari Desa Tegalgubug," tutur Sandi.

Sementara itu, karena kualitas rumput yang baik dan tampilannya juga menarik, membuat lapangan kebanggaan desa Tegalgubug ini banyak diminati klub dari luar daerah. Banyak klub dari luar Cirebon yang sengaja datang untuk menyewa lapangan tersebut.

Sekretaris Roket FC, M Khusni mengatakan, sejauh ini beberapa klub dari luar yang pernah menyewa lapangan ini antara lain ada yang berasal dari Jakarta, Tangerang, Lampung dan lain-lain.

"Banyak tim-tim dari luar yang pernah main di sini. Ada yang dari Jakarta, Tangerang, Lampung dan daerah-daerah lainnya," ujarnya.

Khusni mengatakan, bagi tim dari luar daerah yang ingin menggunakan atau menyewa Lapangan Sepakbola Roket Tegalgubug, biaya yang dikenakan mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000.

"Kalau Rp 500.000 paling kita kasih wasit satu. Kalau Rp 1.000.000 itu sudah lengkap. Ada wasit dan juga ada hakim garis, termasuk juga kita sediakan air minum," ucap Khusni.

(orb/orb)