Blak-blakan Fabio Capello soal Ronaldo yang Gabung AC Milan

Soccer Update

Blak-blakan Fabio Capello soal Ronaldo yang Gabung AC Milan

Tim detikSport - detikJabar
Selasa, 27 Sep 2022 04:30 WIB
MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 20: Fabio Capello and Ronaldo during a Real Madrid training session at Reals Valdebebas sports facility on September 20, 2006 in Madrid, Spain (Photo by Angel Martinez/Real Madrid via Getty Images)
Ronaldo saat bermain untuk AC Milan. (Foto: Getty Images)
Milan -

Real Madrid pernah ditangani Fabio Capello dalam kurun 1996-1997. Ia juga pernah menangani lagi Los Blancos pada musim 2006-2007.

Pelatih asal Italia itu pun membeberkan satu cerita menarik soal sosok Ronaldo Luis Nazario. Ia menyebut gabungnya Ronaldo dari Madrid ke AC Milan sebagai sebuah hal lucu.

Dikutip dari detikSport, Capello sukses membawa Los Blancos dua kali juara Liga Spanyol. Meski pemecatannya dipertanyakan, karena cuma diberi kesempatan yang sebentar walau terbilang sukes.


Dilansir dari Marca, Fabio Capello mengenang momen-momen lucunya bersama Real Madrid. Satu hal yang terus dia ingat adalah soal Ronaldo Luis Nazario.

Capello memandang Ronaldo sebenarnya pemain dengan skill tinggi. Namun, Ronaldo kerap malas latihan dan terlalu menyukai kehidupan malam.

"Saya ingat Silvio Berlusconi (bosnya Milan kala itu-red) menelepon saya untuk menanyakan kabar Ronaldo," buka Capello bercertia.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa dia bahkan tidak berlatih dan bahwa dia terlalu menyukai pesta dan wanita, jadi Milan akan lakukan kesalahan kalau membelinya," sambungnya.

Tapi, pada musim dingin 2007 setelah lima tahun berseragam Real Madrid, Ronaldo dibeli AC Milan. Sayangnya karier Ronaldo mandek, cuma bertahan semusim di sana dengan sumbangan sembilan gol dari 20 laga.

Digaetnya Ronaldo cukup mengejutkan bagi Capello karena ia sudah memperingatkan AC Milan. Sehingga, ia menyebutnya sebagai hal lucu.

"Keesokan harinya saya melihat berita utama di surat kabar judulnya 'Ronaldo di Milan'. Itu sangat lucu," ungkap Capello.

Ronaldo sendiri adalah striker top dunia kala itu. Ia mampu membawa Brasil juara Piala Dunia. Ronaldo juga begitu bersinar di Barcelona, Inter Milan, dan Real Madrid.

Namun, cedera lutut parah membuat karier Ronaldo kesulitan. Belum lagi Ronaldo yang lekat dengan kehidupan malam membuat performanya terus menurun.

Artikel ini telah tayang di detikSport dengan judul Capello Kenang Lucunya AC Milan Beli Ronaldo, Kenapa tuh?

(orb/orb)