Warisan Positif Robert Alberts di Persib

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 11 Agu 2022 13:10 WIB
Gelandang Persib Bandung Robi Darwis.
Robi Darwis, salah satu pemain yang diorbitkan Robert Alberts di Persib. (Foto: persib.co.id)
Bandung -

Robert Alberts dan Persib Bandung sudah resmi berpisah. Robert mengundurkan diri sebagai pelatih pada Rabu (10/8/2022). Mundurnya Robert merupakan buntut kekecewaan banyak pihak akan terpuruknya Persib di awal kompetisi Liga 1 2022 ini.

Persib terpuruk di papan bawah klasemen sementara. Dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan, klub berjuluk 'Maung Bandung' ini menelan dua kekalahan dan sekali imbang. Itu membuat Persib berada di urutan ke-17 klasemen.

Puncak kekecewaan akan hasil tidak memuaskan Persib itu terjadi usai laga melawan Borneo FC Samarinda dimana Persib ditaklukan dengan skor mencolok, 1-4.


Usai pertandingan itu, desakan agar Robert mundur menyeruak. Bobotoh yang kecewa menggaungkan tagar #ReneOut untuk kesekian kalinya. Tidak hanya itu, ribuan Bobotoh juga mengepung kantor Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Berbarengan dengan aksi Bobotoh itu, manajemen Persib mengumumkan Robert telah mengundurkan diri sebagai pelatih.

"Setelah tiga musim menjalin kebersamaan, PERSIB dan Robert Alberts memutuskan untuk mengakhirinya pada hari ini, Rabu 10 Agustus 2022. Pelatih asal Belanda tersebut memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala Pangeran Biru," tulis keterangan resmi klub.

Robert diketahui datang sebagai pelatih Persib menggantikan Miljan Radovic pada 2019 lalu. Dari catatan statistik, Robert telah memimpin 86 pertandingan Persib Bandung.

Robert memiliki rekor 43 kemenangan, 25 hasil imbang dan 18 kekalahan. Artinya 50 persen pertandingan yang dilalui Robert, berakhir dengan kemenangan.

Sebetulnya prestasi Robert bersama Persib tidak buruk. Saat musim pertamanya pada kompetisi 2019/2020, Robert berhasil membuat Persib berada di peringkat pertama setelah menyapu bersih 3 pertandingan awal.

Namun karena pandemi COVID-19 kompetisi harus dihentikan. Lalu di Liga 1 musim 2021/2022, pelatih asal Belanda ini membawa Persib berada di peringkat kedua akhir kompetisi dibawah Bali United.

Perginya Robert dari Persib juga meninggalkan sebuah warisan dianggap positif. Warisan itu yakni pengorbitan pemain-pemain muda yang berasal dari Akademi Persib Bandung.

Di era Robert, Persib banyak memunculkan pemain muda yang kini menjadi andalan tim. Sebut saja Beckham Putra, Robi Darwis, Kakang Rudiyanto, Arsan Makarin dan Ferdiansyah.

Warisan itupun diapresiasi mantan pemain sekaligus legenda Persib, Atep. Menurut Atep apa yang dilakukan Robert dengan mempromosikan pemain muda ke tim utama adalah hal positif.

"Betul saya senang karena pemain muda mendapat kesempatan lebih seperti Robi, Kakang, Arsan yah, dan sebelumnya ada Beckham, ini hal positif," kata Atep kepada detikJabar.

Menurut Atep, apa yang dilakukan Robert dengan mempromosikan pemain muda jarang terjadi pada saat dirinya masih bermain. Pemain yang turut membawa Persib juara Liga Indonesia 2014 ini menyatakan, Robert berani melakukan hal tersebut.

"Karena dari dulu Persib jarang menggunakan jasa pemain muda, apalagi dari binaan sendiri sebelum pemain itu matang dan punya jam terbang lebih. Tapi sekarang banyak dimunculkan dan itu keberanian seorang pelatih," tutup Atep.

Kini Robert Alberts telah berpisah dari Persib. Namun warisan itu harus dipertahankan oleh siapapun pelatih baru yang akan menangani Persib Bandung selanjutnya.

(bba/orb)